Autodesk meluncurkan “Multi-Touch Wall Device”

November 21, 2007

Autodesk meluncurkan video demo perancangan bangunan melalui Dinding layar sentuh (Multi-Touch Wall Device). Arsitek Doug Look dari Autodesk Labs menunjukkan bagaimana ia tinggal sentuh sana – sentuh sini untuk mendesain sebuah gedung. Dalam video ini ia menggunakan perangkat lunak Google Earth dan program modelling arsitektural 3D.

Multi-Touch Wall Device diciptakan oleh Jeff Han. Autodesk meyakini bahwa cara ini akan mengubah cara orang mendesain produk, bangunan dan infrastuktur.

Mengagumkan, saksikan video youtube berikut ini. 


TENAGA SURYA DAN ARSITEKTUR: SUATU ANALISIS LINGKUNGAN DAN PERANCANGAN

November 21, 2007

 

Oleh : Tri Harso Karyono

[Staf Direktorat Teknologi Lingkungan BPP Teknologi dan Staf Pengajar Arsitektur di Jakarta]

ABSTRAK

Isue mengenai pemanasan bumi yang diakibatkan oleh produksi gas karbon dioksida sebagai akibat pembakaran bahan bakar minyak (minyak bumi, batu bara, gas alam) memaksa ilmuwan, pakar energi, akhli lingkungan, serta pihak-pihak lain yang terkait untuk ikut memikirkan penggunaan energi alternatif yang aman. Tenaga nuklir yang tidak menghasilkan gas buang semacam karbon dioksida, ternyata bukan merupakan solusi energi alternatif yang baik karena meninggalkan sampah radioaktif yang belum ada solusi pembuangan yang diangap aman untuk masa yang akan datang. Tenaga surya, yang umumnya sudah digunakan secara tradisional sejak ratusan abad yang silam, perlu mendapat perhatian. Pemanfaatan tenaga surya baik secara pasif maupun aktif bagi bangunan perlu mendapat perhatian dari para arsitek. Pemanfaatan tenaga surya secara aktif, dimana tenaga surya dikonversikan terlebih dahulu menjadi tenaga listrik dengan solar sel, seyogyanya tidak berdiri sendiri, perlu diintegrasikan dengan aplikasi perancangan secara pasif. Perancangan secara aktif bertujuan untuk mengurangi beban listrik yang berasal dari minyak bumi – secara langsung mengurangi jumlah gas karbon dioksida yang dibuang ke udara, sedangkan perancangan pasif bertujuan untuk mengurangi beban penggunaan energi listrik – yang berasal dari sumber listrik apapun – di dalam bangunan. Makalah ini membahas isue yang diutarakan diatas, dimana pada akhirnya memberikan contoh dari suatu karya arsitektur yang dianggap berhasil dalam mengaplikasikan strategi perancangan secara aktif (menggunakan solar sel) serta tidak meninggalkan sterategi perancangan secara pasif.

Baca entri selengkapnya »