Menyusuri Jejak Ash-Shidiq

Agustus 10, 2007
Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

Seorang astronot Melayu akan menembus langit. Kader-kader Islam, sudah menembus langit sejak tahun 621 Masehi hanya berbekal keimanan

[catatan untuk sebuah ekspedisi luar biasa]

Dzikrullah W Pramudya *)

Jika tak ada halangan, bulan Oktober nanti kita akan punya astronot Melayu pertama. Namanya Sheikh Muszaphar Shukor. Dokter spesialis bedah tulang di Rumah Sakit Universiti Kebangsaan Malaysia ini akan menembus Stratosfir dengan pesawat Soyuz TMA-11 milik Rusia, sebagai bagian dari kesepakatan kedua negara dalam transaksi jet tempur senilai satu miliar dolar.

Namun begitu, Shukor bukan Muslim pertama yang menembus langit. Faktanya, sejak tahun 1985 sudah delapan orang Muslim yang menjadi astronot maupun kosmonot.

Pangeran Sultan ibn Salman ibn Abdul Aziz Al-Saud dari Arab Saudi (1985). Pilot Kolonel Muhammad Faris dari Angkatan Udara Suriah (Juli 1987). Kolonel Musa Manarov asal Azerbaijan di Angkatan Udara Uni Soviet (Desember 1987 sampai Desember 1988). Abdul Ahad Mohmand asal Afghanistan (1988). Tokhtar Aubakirov dari Kazakhstan (1991). Talgat Musabayev juga asal Kazakhstan (1994). Pilot jet tempur Russia asal Uzbekistan, Salizhan Sharipov (2004). Anousheh Ansari, perempuan Iran warganegara Amerika (September 2006). Baca entri selengkapnya »