Matahari akan Terbit dari Barat

September 9, 2012

 

Rasulullah Muhammad SAW tercatat pernah bersabda (berteori) mengenai salah satu benda langit yang menjadi pusat tata surya kita yakni matahari.

Beliau berkata :

“Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya. Apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua dari mereka akan beriman. Dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelemunya”.

Sekilas, perkataan ini menyinggung tentang perkiraan waktu terjadinya hari kiamat. Namun jika diperhatikan lebih dalam, perkataan Rasulullah ini juga menyinggung tentang perilaku dari benda langit yang bernama matahari.

Sebenarnya perputaran bumilah yang berubah, sehingga mengakibatkan perubahan pandangan kita terhadap matahari. Telah menjadi pemandangan yang biasa bagi kita, bahwa matahari terbit dari timur dan tenggelam di barat, persis seperti apa yang selalu kita lihat setiap hari.

Namun, menurut Rasulullah Muhammad SAW ada suatu masa di mana matahari akan menunjukkan perilaku yang berlawanan dari kondisinya yang sekarang (terbit dari barat, terbenam di timur).

Hal inilah yang telah dibuktikan oleh seorang ilmuwan Fisika berkebangsaan Ukraina, Demitri Bolyakov. Penelitian ini menemukan bahwa, kutub magnet bumi hingga pada tahun 1970 bergeser kira-kira sejauh 10 km. Akan tetapi, pada tahun-tahun terakhir ini menunjukkan kelajuan pergeseran yang semakin besar, yakni 40 km per tahun. Bahkan, sampai tahun 2001 pergeseran kutub ini mencapai laju 200 km per tahun. Ini berarti pergeseran ini akan mengakibatkan kutub bumi akan berpindah tempat, dan juga berarti gerak perputaran bumi akan berlawanan dari arahnya yang sekarang.

Gambar

Hasil penelitian ini menggetarkan hati Demitri Bolyakov, apalagi ketika ia tahu bahwa hal ini sudah pernah dikatakan jauh sebelumnya 1400 tahun yang lalu oleh Nabi Muhammad Rasullullah SAW. Ia pun semakin yakin bahwa Nabi ini adalah benar adanya, dan ajaran yang di bawanya juga benar.

Referensi :

  1. The Magnetic North Pole Has Moved 161 Miles In 6 Months
  2. http://www.republika.co.id/
  3. http://pustakafisika.wordpress.com/
  4. http://ruslan-fisika.blogspot.com/

MASJID – SHELTER TSUNAMI

Juli 5, 2012

—-
—-
Masjid Type PS-03MS adalah disain bangunan yang berfungsi “MASJID sebagai SHELTER TSUNAMI” atau “SHELTER TSUNAMI berfungsi sebagai MASJID”.yang didisain dan dipersembahkan oleh “Bursa Arsitektur

Lantai 1 (ground floor) adalah ruang kosong (tanpa dinding), dimaksudkan agar arus tsunami dari laut yang mempunyai energi yang kuat dapat mengalir leluasa dengan tidak mempengaruhi kekohan atau kestabilan bangunan disaat arus tsunami terjadi menimpa bangunan.

Lantai 2 dan 3 berfungsi sebagai ruangan masjid (shalat) dan Lantai 4, dan 5 berfungsi sebagai ruang Shelter Tsunami. Kapsitas shelter Lantai 4 sebanyak 150 orang dan Lantai 5 sebanyak 150 orang, dengan ketinggian Lantai 4  setinggi 14 meter, dan Lantai 5 setinggi 18 meter dari permukaan tanah (MT).

Silahkan lihat [preview] dan [download] soft-copy disain (GRATIS) dihalaman “Bursa Arsitektur”, [KLIK DISINI]


Hotel Aurelia Program: Struktur Beton Pracetak Untuk Bangunan “Tsunami Shelter”

Juni 11, 2012

Gambar

Pemanfaatan beton pracetak dapat diterapkan dalam berbagai mode, yang menyatukan estetika dan struktur.

Dalam pendekatan antara estetika dan struktur, disain “Hotel Aurelia Program” pada bangunan utamanya ada tiga sistem struktur yang dipakai yaitu; (1) diagrid eksterior, (2) tiga kolom mega, dan (3) sistem pendukung ketegangan kawat yang memungkinkan untuk mencapai bentangan yang lebih panjang, sehingga mendapatkan keleluasaan pandangan keluar atau ke pantai. Baca entri selengkapnya »


Disain dan Pendetailan Dengan Google SketchUp

Juni 9, 2012

Google SketchUp adalah suatu program aplikasi pemodelan 3D yang fleksibel cepat dan dan praktis.

Dalam hal ini Google SketchUp dapat juga digunakan mendisain bangunan serta detail-detailnya dengan penampilan 3D yang mudah dibaca bagi pemilik (owner) yang awam dengan gambar teknik yang ditampilkan dalam dua dimensi.

Konsultan Peter Wells Design  telah mebuat desain rumah dengan menggunakan program aplikasi google sketchup, disain yang mereka buat sangat memudahkan berkomunikaisi dengan pemelik (owner) rumah, karena desain yang disajikan dapat dicerna dan dipahami oleh pemeliknya, karena desain dan detail-detail rangcangan disajikan dalam tiga dimensi.

Baca lanjutannya, klik DISINI


Softcopy Disain Masjid

Maret 1, 2012

—-

Ukuran Masjid 19.425 x 20.85 m, yang terdiri dari :

  1. Ruang Shalat 10.00 x 14.15 m
  2. Kantor 3.00 x 3.00 m
  3. Ruang Garin 3.00 x.3.00 m
  4. Gudang 2.00 x 4.00 m
  5. Terras Depan 4.15 x 14.15 m
  6. Terras samping 2 bh (kiri dan kanan) 2.00 x 10.00 m
  7. Tempat Udhuk dan WC 2 bh (wanita dan laki-laki) 4.15 x 5.40 m
  8. Menara 2 bh (kiri dan kanan) 4.15 x 4.15 m
Luas tanah minimal 30.00 x 32.00 m
Download softcopy gratis di halaman [KLIK DISINI]
—–

Engineering Geology

Januari 21, 2011

This is Indian Institute of Technology ‘s Video Tutorials , Giving Good Description about Engineering Geology

. Please Click About the Course Title To get the Video .

1 – Introduction to Engineering Geology [ video diatas ]

2 – Geologic Structures

3 – Geologic Maps and Stratigraphic Sections

4 – Remote Sensing in Engineering Geology

5 – Physical Properties of Minerals

Baca entri selengkapnya »


Peran atap dalam arsitektur : SEBAGAI SIMBOL MARTABAT BANGUNAN

Januari 3, 2011

Atap, suatu elemen bangunan yang sangat berperan dalam menentukan ciri dan bentuk bangunan. Bicara mengenai atap pada masa sekarang, apalagi untuk bangunan bangunan tinggi, tentunya gambaran yang ada ialah atap datar dengan bentuk arsitektur modern ataupun post-modern.

Padahal, bila ditinjau asal mulanya, arsitektur tradisional kita hanya mengenal atap miring sebagai pelindung dan pada dasarnya atap diperlukan untuk melindungi kita dari cuaca. Dengan demikian, bentuk atap pun juga tergantung dari cuaca/iklim. Dan memang bentuk miring atap ditujukan antara lain untuk menyalurkan curah hujan agar cepat turun. Dengan membandingkan dengan bentuk-bentuk atap di daerah Mediterania, yaitu daerah dengan iklim sub-tropis, dimana hampir tidak ada curah hujan. Justru itu, bentuk atapnyapun cukup dibuat datar saja, asal bisa membentangi jarak antara dinding dindingnya. Pada perkembangan selanjutnya, muncul bentuk-bentuk lengkungan karena jarak bentang yang semakin jauh. Bahkan bentuk lengkung ini juga dipakai, walaupun jarak bentang tidak terlalu jauh.

Baca entri selengkapnya »


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.