Konstruksinya terdiri dari pondasi bored pile 2,4 meter dengan panjang sekitar 80 meter, 2 Pylon kembar dengan ketinggian 140 meter dan lantai komposit double plane yang ditopang oleh cable stayed dengan bentang 192 m + 434 m + 192 m. Ketinggian vertical bebas untuk navigasi bentang utama adalah 35 meter.
Detail Segmen Main Bridge

Pembagian Lajur Jalan
Lebar Jembatan = 2 x 15.0 m
Lajur kendaraan = 2 x 2 x 3.50 m
Lajur lambat (darurat) = 2 x 2.75 m
Kelandaian maksimum = 3%
Lajur kendaraan
- Kendaraan roda 4 terdiri dari 4 lajur cepat dan 2 lajur darurat
- Kendaraan roda 2 terdiri dari 2 lajur
![]() |
![]() |
![]() |
Detail Pylon
Konstruksi Pylon bentang utama setinggi 146 meter, dengan menggunakan borepile berdiameter 2,4 meter dengan kedalaman 71 meter, Ketinggian vertikal bebas (untuk navigasi) bentang utama adalah 35 meter dari permukaan laut.

Baca uraian disain dan perencanaan Konstruksi Jembatan Suramadu lebih detail [klik disini]












Juni 16, 2009 pukul 5:05 am
arsitek nya siapa namanya?
Juli 4, 2009 pukul 2:22 pm
Keren Mas ..
Klo Merak Bakaheuni,
gmn tuh mas Pondasinya?
Oh ia, arsiteknya siapa?
orang kita bukan?
Juli 10, 2009 pukul 7:03 am
pak, boleh dikasih file lengkap masalah pembangunan struktur suramadu??? ada tugas masalah jembatan nih pak… tolong disend yach…
e-mailq… gus_amieq@yahoo.com
thx….
Juli 10, 2009 pukul 10:17 am
Amieq Ysh,
File lengkap mengenai informasi pembangunan serta permasalahan struktur silahkan di buka (klik) url berikut :
http://www.suramadu.com/metode-konstruksi/pelaksanaan-causeway/tiang-pancang.html
Oktober 5, 2009 pukul 6:54 pm
Alhamdulillah…Akhirnya saya temukan webblog yang sangat, sangat saya butuhkan….untuk bapak saya doakan sukses selalu…
Oktober 5, 2009 pukul 11:13 pm
Pak Yahya Nawir,
atas doanya saya ucapkan terima kasih, semoga Bapak selalu dalam kandungan sehat wal afiat dan sukses selalu, amin ya rabbal alamin.
Oktober 13, 2009 pukul 11:33 am
Terimakasih…….. ilmu yang mas berikan akan bermanfaat bagi saya, sekali lagi makasih.