Radikalisme Islam Liberal

Juli 26, 2007



Tahukan anda bahwa praktek liberalisme dipelopori oleh Nabi Adam? Ketika beliau protes keras kepada Tuhan, karena hasrat lelakinya berbicara kesepian, itu adalah salah satu ungkapan liberation, pembebasan dari kungkungan dan batasan yang diatur Tuhan. Maka hasrat Nabi Adam pun di-liberal-kan oleh Tuhan, dengan diciptakannya seorang wanita, Hawa.
Liberalisme di atas sekedar ilustrasi bahwa liberaslisme tidak sepenuhnya terlarang atau dilarang. Sebab Tuhan tahu, konsekwensi logis penciptaan manusia adalah, suatu saat, pasti butuh teman “kencan”.  Liberalisme di atas juga mencerminkan, bahwa liberal juga ada batasnya. Sebab Nabi Adam merasa tidak perlu untuk berpoligami, dengan minta lebih dari satu wanita. Walaupun, jika Nabi Adam minta 2 atau 40 lagi wanita, pasti bakal dikasih lagi. (untung saja yang jadi nabi Adam bukan haji Rhoma Irama, yang doyan “berjihad” dengan mengawini wanita-wanita cantik). Baca entri selengkapnya »


Bahaya Islam Liberal

Juli 26, 2007


Islam adalah dien al-haq yang diwahyukan oleh Allah ta’ala kepada  Rasul-Nya yang terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam: ‘Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi.’ (QS. 48: 28)
 
Sebagai rahmat bagi semesta alam ‘Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.’ (QS 21:107)
 
Dan sebagai satu-satunya agama yang diridhai oleh Allah ta’ala: ‘Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.’ (QS 3:19) Baca entri selengkapnya »


Tahun 2040: 2000 Pulau di Indonesia Akan Tenggelam

Juli 24, 2007

Mungkin Anda menduga, udara yang akhir-akhir ini makin panas, bukanlah suatu masalah yang perlu kita risaukan.

“Mana mungkin sih tindakan satu-dua makhluk hidup di jagat semesta bisa mengganggu kondisi planet bumi yang mahabesar ini?” barangkali begitulah Anda berpikir.

Baru-baru ini, Inter-governmental Panel on Cimate Change (IPCC) memublikasikan hasil pengamatan ilmuwan dari berbagai negara. Isinya sangat mengejutkan. Selama tahun 1990-2005, ternyata telah terjadi peningkatan suhu merata di seluruh bagian bumi, antara 0,15o – 0,3 Co. Jika peningkatan suhu itu terus berlanjut, diperkirakan pada tahun 2040 (33 tahun dari sekarang) lapisan es di kutub-kutub bumi akan habis meleleh. Dan jika bumi masih terus memanas, pada tahun 2050 akan terjadi kekurangan air tawar, sehingga kelaparan pun akan meluas di seantero jagat. Udara akan sangat panas, jutaan orang berebut air dan makanan. Napas tersengal oleh asap dan debu. Rumah-rumah di pesisir terendam air laut. Luapan air laut makin lama makin luas, sehingga akhirnya menelan seluruh pulau. Harta benda akan lenyap, begitu pula nyawa manusia. Baca entri selengkapnya »


Next Technology

Juli 23, 2007

  

Whaddya think these are   ?

image00192.jpg

  Baca entri selengkapnya »

Tahun 2020 : RI Besar Dalam Dominasi Asing

Juli 19, 2007

 

Oleh : Sayidiman Suryohadiprojo *)

Belum lama ini ada berita bahwa Dinas Intelijen AS mengeluarkan prediksi tentang kekuatan negara di dunia tahun 2020. Dalam prediksi itu, Indonesia diperkirakan menjadi negara ke-5 atau ke-6 di dunia setelah AS, China, India, Brasil, dan Jepang. Melihat kondisi Indonesia dewasa ini timbul pertanyaan apakah itu mungkin dapat terjadi. Mungkin sekali yang dipakai sebagai ukuran adalah Produk Domestik Bruto, PDB, atau Gross Domestic Product (GDP) yang dicapai Indonesia pada tahun 2020. Ada sementara pakar ekonomi mengatakan bahwa mungkin saja itu terjadi, mengingat besarnya sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Akan tetapi mungkin sekali angka PDB Indonesia akan jauh lebih tinggi dari angka Produk Nasional Bruto PNB, atau Gross National Product (GNP). Seperti kita ketahui, angka PDB menunjukkan seluruh produksi yang terjadi di bumi Indonesia, baik dari produsen Indonesia maupun pihak asing. Sementara itu, PNB adalah produksi bangsa Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri.PDB tinggi itu lebih disebabkan oleh produksi pihak asing di Indonesia. Produksi bangsa Indonesia yang dinyatakan dalam PNB akan jauh lebih rendah dari PDB. Sekarang saja PDB sudah lebih tinggi dari PNB yang menunjukkan bahwa produksi pihak asing di Indonesia lebih besar dari produksi bangsa Indonesia. Menurut Biro Pusat Statistik untuk tahun 2005 PDB berjumlah Rp 2.729,7 triliun, sedangkan PNB Rp 2.644,3 triliun. Kalau Indonesia menjadi negara kelima terbesar di dunia dilihat dari PDB, sedangkan selisihnya dengan PNBnya besar, itu berarti Indonesia yang didominasi pihak asing, tidak beda dari Indonesia di masa penjajahan Belanda. Maka prediksi pihak intelijen AS itu sebenarnya tentang Indonesia dalam status neo-kolonialisme. Prediksi itu mengandung niat untuk menjajah kembali Indonesia pada tahun 2020, sekalipun dengan cara amat halus. Baca entri selengkapnya »