Juli 26, 2007
EINSTEIN, MANUSIA BIASA
Seabad Teori Relativitas
Oleh: L Wilardjo *)
Dalam paruh kedua, dasawarsa 1960-an, ada koran kampus yang memampangkan gambar Einstein. Itu gambar Einstein di usia senjanya. Rambutnya putih ubanan, gondrong, dan awut-awutan.
Tulisan (caption) di bawah gambar itu berbunyi: ”It’s not the hair that counts, but what’s underneath…” (Yang penting bukan rambutnya, tapi yang di bawahnya…)
Di bawah rambut awut-awutan itu memang ada otak yang sangat encer. Tak ada orang yang meragukan kegeniusan Einstein sebagai ilmuwan. Di samping teori relativitas yang merupakan karya keilmuannya yang monumental dan revolusioner, ada pula temuan-temuan Einstein yang penting, seperti efek fotoemisi, radiasi terangsang, dan kondensat Bose-Einstein. Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
IPTEK |
Permalink
Ditulis oleh zulfikri
Juli 26, 2007
Tahukan anda bahwa praktek liberalisme dipelopori oleh Nabi Adam? Ketika beliau protes keras kepada Tuhan, karena hasrat lelakinya berbicara kesepian, itu adalah salah satu ungkapan liberation, pembebasan dari kungkungan dan batasan yang diatur Tuhan. Maka hasrat Nabi Adam pun di-liberal-kan oleh Tuhan, dengan diciptakannya seorang wanita, Hawa.Liberalisme di atas sekedar ilustrasi bahwa liberaslisme tidak sepenuhnya terlarang atau dilarang. Sebab Tuhan tahu, konsekwensi logis penciptaan manusia adalah, suatu saat, pasti butuh teman “kencan”. Liberalisme di atas juga mencerminkan, bahwa liberal juga ada batasnya. Sebab Nabi Adam merasa tidak perlu untuk berpoligami, dengan minta lebih dari satu wanita. Walaupun, jika Nabi Adam minta 2 atau 40 lagi wanita, pasti bakal dikasih lagi. (untung saja yang jadi nabi Adam bukan haji Rhoma Irama, yang doyan “berjihad” dengan mengawini wanita-wanita cantik). Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Membedah Sekuler & Islib |
Permalink
Ditulis oleh zulfikri