<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Pedoman Praktis Pembangunan Rumah Tahan Gempa</title>
	<atom:link href="http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/</link>
	<description>pemikiran dan kumpulan catatan serta rekaman pengembaraan di alam maya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2009 05:37:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: zulfikri</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-352</link>
		<dc:creator>zulfikri</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 03:24:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-352</guid>
		<description>Salam kenal juga Pak Iwal,

&quot;Oleh-oleh dari Padang&quot; [ http://www.duniatekniksipil.web.id/667/oleh-oleh-dari-padang/ ] saya link-kan di halaman ini (dengan judul &quot;Soft Story menyebkan Kolapsnya Bangunan di Kota Padang Akibat gempa 30 S baru lalu, semoga analisa Bapak berguna bagi perencana dan pelaksana konstruksi di Sumatera Barat dalam membangun kembali Kota Padang</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal juga Pak Iwal,</p>
<p>&#8220;Oleh-oleh dari Padang&#8221; [ <a href="http://www.duniatekniksipil.web.id/667/oleh-oleh-dari-padang/" rel="nofollow">http://www.duniatekniksipil.web.id/667/oleh-oleh-dari-padang/</a> ] saya link-kan di halaman ini (dengan judul &#8220;Soft Story menyebkan Kolapsnya Bangunan di Kota Padang Akibat gempa 30 S baru lalu, semoga analisa Bapak berguna bagi perencana dan pelaksana konstruksi di Sumatera Barat dalam membangun kembali Kota Padang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: juragan</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-351</link>
		<dc:creator>juragan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 02:04:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-351</guid>
		<description>Salam kenal, Pak Zulfikri..
Artikel yang sangat bagus dan sangat berguna bagi dunia konstruksi Indonesia.
Terima kasih atas &quot;inspiring articles&quot;-nya. Terus berkarya, pak Zulfikri.

Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal, Pak Zulfikri..<br />
Artikel yang sangat bagus dan sangat berguna bagi dunia konstruksi Indonesia.<br />
Terima kasih atas &#8220;inspiring articles&#8221;-nya. Terus berkarya, pak Zulfikri.</p>
<p>Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zulfikri</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-350</link>
		<dc:creator>zulfikri</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 16:01:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-350</guid>
		<description>Pak Dedy Hidayat Ysh,

Jika Bapak ingin merenovasi rumah yang rusak berat akibat gempa 30 Sept yang baru lalu, dengan mempertahankan bangunan (dinding) yang retak, jalan keluar yang dapat saya berikan adalah, coba periksa apakan dinding yang retak mempunyai kemiringan  (condong) yang tidak membahayakan dan apakah retaknya tidak horizontal (mendatar). 

Nah, jika dinding-dinding tidak condong yang mengkhawatirkan dan retak-retaknya hanya vertikal, jalan keluarnya menurut pendapat saya adalah dengan meperkuat kembali bidang dinding dengan membuat kolom praktis dan reng balok (ring balk) dari beton bertulang. Dan juga dapat memperkuatnya dengan mengapit dinding yang retak (pada celah) dengan besi pelat/beugel yang dibaut murkan timbal balik dari dinding yang retak tsb. dengan jarak secukupnya kemudian ditutup dengan mortal (pelesteran) adukan dengan perbandingan 1 pc (semen) : 2 pasir.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Dedy Hidayat Ysh,</p>
<p>Jika Bapak ingin merenovasi rumah yang rusak berat akibat gempa 30 Sept yang baru lalu, dengan mempertahankan bangunan (dinding) yang retak, jalan keluar yang dapat saya berikan adalah, coba periksa apakan dinding yang retak mempunyai kemiringan  (condong) yang tidak membahayakan dan apakah retaknya tidak horizontal (mendatar). </p>
<p>Nah, jika dinding-dinding tidak condong yang mengkhawatirkan dan retak-retaknya hanya vertikal, jalan keluarnya menurut pendapat saya adalah dengan meperkuat kembali bidang dinding dengan membuat kolom praktis dan reng balok (ring balk) dari beton bertulang. Dan juga dapat memperkuatnya dengan mengapit dinding yang retak (pada celah) dengan besi pelat/beugel yang dibaut murkan timbal balik dari dinding yang retak tsb. dengan jarak secukupnya kemudian ditutup dengan mortal (pelesteran) adukan dengan perbandingan 1 pc (semen) : 2 pasir.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: DEDY HIDAYAT</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-349</link>
		<dc:creator>DEDY HIDAYAT</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 15:39:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-349</guid>
		<description>Pak Zul saya mohon maaf,pertanyaan saya menyangkut rumah tempat tinggal kami yang tidak layak huni dimana setiap sudutnya mengalami retak  dan putus,kami disini minta saran pak zul cara merehabilitasi tanpa merobohkan seluruh bangunan dan atap tanpa di bongkar,dimana disini kami tidak ingin mengeluarkan biaya yang besar karna situasi dan kondisi sekarang. dari saya dedy di pariaman sumbar.Saya ucapkan banyak terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Zul saya mohon maaf,pertanyaan saya menyangkut rumah tempat tinggal kami yang tidak layak huni dimana setiap sudutnya mengalami retak  dan putus,kami disini minta saran pak zul cara merehabilitasi tanpa merobohkan seluruh bangunan dan atap tanpa di bongkar,dimana disini kami tidak ingin mengeluarkan biaya yang besar karna situasi dan kondisi sekarang. dari saya dedy di pariaman sumbar.Saya ucapkan banyak terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zulfikri</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-342</link>
		<dc:creator>zulfikri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 22:57:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-342</guid>
		<description>Pak Met Sekendra Ysh,

Atas saran dan tanggapan serta atas ikut merasakan sukacita Bapak dan beserta sanak kami nan berada di rantau, dalam hal ini saya atas nama sanak nan berada di ranah mengucapkan terima kasih banyak, dan dalam kesempatan ini marilah bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT semoga Minangkabau segera bangkit, amin ya rabbala alamin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Met Sekendra Ysh,</p>
<p>Atas saran dan tanggapan serta atas ikut merasakan sukacita Bapak dan beserta sanak kami nan berada di rantau, dalam hal ini saya atas nama sanak nan berada di ranah mengucapkan terima kasih banyak, dan dalam kesempatan ini marilah bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT semoga Minangkabau segera bangkit, amin ya rabbala alamin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Met Sekendra</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-341</link>
		<dc:creator>Met Sekendra</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 13:28:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-341</guid>
		<description>Terima kasih infonya pak Zul ...
Semoga sekecil apapun usaha kita, diridhoi Allah yang Maha Pemurah.

Banyak &quot;urang rantau&quot;, turunan, turunan campuran, menangis tapi tidak bisa berbuat banyak. Namun keterkaitan darah, mencapai kepedihan hati luar biasa  melihat penderitaan sanak-sudaro semua. Semoga kita semua tabah dan berbenah.

Saya menjadikan blog pak Zul dan pembicaraan kita, sebagai masukan dari berbagai milis yang saya ikuti.

Sekali lagi terima kasih ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih infonya pak Zul &#8230;<br />
Semoga sekecil apapun usaha kita, diridhoi Allah yang Maha Pemurah.</p>
<p>Banyak &#8220;urang rantau&#8221;, turunan, turunan campuran, menangis tapi tidak bisa berbuat banyak. Namun keterkaitan darah, mencapai kepedihan hati luar biasa  melihat penderitaan sanak-sudaro semua. Semoga kita semua tabah dan berbenah.</p>
<p>Saya menjadikan blog pak Zul dan pembicaraan kita, sebagai masukan dari berbagai milis yang saya ikuti.</p>
<p>Sekali lagi terima kasih &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zulfikri</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-340</link>
		<dc:creator>zulfikri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 05:59:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-340</guid>
		<description>Pak Met Sekendra Ysh,

Terima kasih banyak atas respon serta saran Bapak.

Benar Pak, bahwa disaat ini kita butuh sekali ilmu pengetahuan tentang lingkungan terutama sekali ilmu pengelolaan lingkungan pemukiman yang harus segera disosialisasikan kepada masyarakat.

Saat ini sudah terbentuk suatu organisasi dari Univ. Andalas Padang yang bernama TREMOR (Taskforce for Recovery of Post Earthquake in Managing of Building Rconstruction) yang beranggotakan dari ahli (dosen) berbagai disiplin ilmu, silahkan kunjungi websitenya: 

http://tremor-pnp.org/

Harapan Bapak dan juga harapan saya semoga TREMOR yang baru terbentuk tsb dapat meujudkan atau berfungsi sebagai BADAN SUPER TANGGAP di Sumatera Barat, seperti yang Bapak maksudkan diatas.

Saya tambahkan, silahkan hubungi Sekretariat TREMOR bagi yang ingin memberikan masukan serta tanggapan ke alamat sbb:

Sekretariat TREMOR Politeknik Negeri Padang
Alamat : Kampus Politeknik Unand Limau Manis Padang 25167
Telp. (0751) 72590    Fax. (0751) 72576
Homepage : http://www.tremor-pnp.org

Contact Person: 
Menhendry, Dipl. Ing. HTL, M.Eng
men_hendry@yahoo.com 
 
Yuhefizar, M.Kom
ephi.lintau@gmail.com </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Met Sekendra Ysh,</p>
<p>Terima kasih banyak atas respon serta saran Bapak.</p>
<p>Benar Pak, bahwa disaat ini kita butuh sekali ilmu pengetahuan tentang lingkungan terutama sekali ilmu pengelolaan lingkungan pemukiman yang harus segera disosialisasikan kepada masyarakat.</p>
<p>Saat ini sudah terbentuk suatu organisasi dari Univ. Andalas Padang yang bernama TREMOR (Taskforce for Recovery of Post Earthquake in Managing of Building Rconstruction) yang beranggotakan dari ahli (dosen) berbagai disiplin ilmu, silahkan kunjungi websitenya: </p>
<p><a href="http://tremor-pnp.org/" rel="nofollow">http://tremor-pnp.org/</a></p>
<p>Harapan Bapak dan juga harapan saya semoga TREMOR yang baru terbentuk tsb dapat meujudkan atau berfungsi sebagai BADAN SUPER TANGGAP di Sumatera Barat, seperti yang Bapak maksudkan diatas.</p>
<p>Saya tambahkan, silahkan hubungi Sekretariat TREMOR bagi yang ingin memberikan masukan serta tanggapan ke alamat sbb:</p>
<p>Sekretariat TREMOR Politeknik Negeri Padang<br />
Alamat : Kampus Politeknik Unand Limau Manis Padang 25167<br />
Telp. (0751) 72590    Fax. (0751) 72576<br />
Homepage : <a href="http://www.tremor-pnp.org" rel="nofollow">http://www.tremor-pnp.org</a></p>
<p>Contact Person:<br />
Menhendry, Dipl. Ing. HTL, M.Eng<br />
<a href="mailto:men_hendry@yahoo.com">men_hendry@yahoo.com</a> </p>
<p>Yuhefizar, M.Kom<br />
<a href="mailto:ephi.lintau@gmail.com">ephi.lintau@gmail.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Met Sekendra</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-338</link>
		<dc:creator>Met Sekendra</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 04:51:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-338</guid>
		<description>Selain konstruksi anti gempa, ada displin ilmu lagi tentang mengatasi &quot;longsor&quot;. Daerah minang memiliki gunung/bukit dan kontur tanah yang &quot;subur&quot;, tentu saja tidak keras atau cadas. Seperti Lembah Anai-Kayu Tanam, Malalo-Sumpu-Pincuran Tujuh-Padang Panjang, Payakumbuh, Solok-Alahan Panjang, Bukittinggi-Maninjau-Lubuk Basung. Hampir semua ... deh. Kita harus memikirkan pemukiman penduduk dan pembuatan jalan-jalan, atau bagaimana caranya biar keduanya relatif aman bila hujan lebat lalu gempa juga melanda.

Perlu lagi disiplin ilmu untuk memenej semua potensi &quot;utak&quot; orang Minang. Banyak orang Minang yang berprestasi dalam &quot;ilmu&quot; dan &quot;harta&quot;, dan jelas mereka mau menyumbang selama ada satu kepastian : JUJUR !

Jadi pak Zul, menurut saya perlu suatu badan SUPER TANGGAP DARURAT, yang menggabungkan : Kegesitan &quot;silat&quot; minang, kecerdikan, didasari Agama Islam, Sangat Jujur.

Mungkin sudah saatnya, Para cendikiawan, pemuka adat, tokoh agama, &quot;jago silat&quot;, menejer, urang rantau, berkolaborasi dan bersinergi menjadikan Minang Kabau contoh bagi seluruh dunia. 

Lah salasai karajo kasodonyo, bisa kito bapasambahan jo basaluang tiok hari sampai pagi. Ijan sabaliaknyo.

Mudah-mudahan ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selain konstruksi anti gempa, ada displin ilmu lagi tentang mengatasi &#8220;longsor&#8221;. Daerah minang memiliki gunung/bukit dan kontur tanah yang &#8220;subur&#8221;, tentu saja tidak keras atau cadas. Seperti Lembah Anai-Kayu Tanam, Malalo-Sumpu-Pincuran Tujuh-Padang Panjang, Payakumbuh, Solok-Alahan Panjang, Bukittinggi-Maninjau-Lubuk Basung. Hampir semua &#8230; deh. Kita harus memikirkan pemukiman penduduk dan pembuatan jalan-jalan, atau bagaimana caranya biar keduanya relatif aman bila hujan lebat lalu gempa juga melanda.</p>
<p>Perlu lagi disiplin ilmu untuk memenej semua potensi &#8220;utak&#8221; orang Minang. Banyak orang Minang yang berprestasi dalam &#8220;ilmu&#8221; dan &#8220;harta&#8221;, dan jelas mereka mau menyumbang selama ada satu kepastian : JUJUR !</p>
<p>Jadi pak Zul, menurut saya perlu suatu badan SUPER TANGGAP DARURAT, yang menggabungkan : Kegesitan &#8220;silat&#8221; minang, kecerdikan, didasari Agama Islam, Sangat Jujur.</p>
<p>Mungkin sudah saatnya, Para cendikiawan, pemuka adat, tokoh agama, &#8220;jago silat&#8221;, menejer, urang rantau, berkolaborasi dan bersinergi menjadikan Minang Kabau contoh bagi seluruh dunia. </p>
<p>Lah salasai karajo kasodonyo, bisa kito bapasambahan jo basaluang tiok hari sampai pagi. Ijan sabaliaknyo.</p>
<p>Mudah-mudahan &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zulfikri</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-336</link>
		<dc:creator>zulfikri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 07:01:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-336</guid>
		<description>Waalaikumussalam wr,wbr.

Pak Suryana Ysh, Rencana Bapak untuk merenovasi rumah BTN satu lantai menjadi 2 lantai hanya dengan meneruskan bangunan lama keatas, saya sarankan janganlah diteruskan, kecuali sekiranya dahulu pondasi serta struktur bangunan BTN tersebut telah dilaksanakan atau dipersiapkan untuk 2 lantai.

Untuk perbandingan kekuatan atau ketahanan lantai 2 (atas) dari beton dibanding dengan kayu, maka seperti yang telah diuraikan diatas maka kontruksi lantai dari kayulah yang lebih baik dari pada lantai beton dalam hal menghadapi gempa, karena kayu selain ringan juga mempunyai kekenyalan (elastisitas) struktur yang baik.

Benar Pak Suryana, bahwa atap asbes lebih baik dan ringan dari atap genteng (tanah atau keramik)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waalaikumussalam wr,wbr.</p>
<p>Pak Suryana Ysh, Rencana Bapak untuk merenovasi rumah BTN satu lantai menjadi 2 lantai hanya dengan meneruskan bangunan lama keatas, saya sarankan janganlah diteruskan, kecuali sekiranya dahulu pondasi serta struktur bangunan BTN tersebut telah dilaksanakan atau dipersiapkan untuk 2 lantai.</p>
<p>Untuk perbandingan kekuatan atau ketahanan lantai 2 (atas) dari beton dibanding dengan kayu, maka seperti yang telah diuraikan diatas maka kontruksi lantai dari kayulah yang lebih baik dari pada lantai beton dalam hal menghadapi gempa, karena kayu selain ringan juga mempunyai kekenyalan (elastisitas) struktur yang baik.</p>
<p>Benar Pak Suryana, bahwa atap asbes lebih baik dan ringan dari atap genteng (tanah atau keramik)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: suryana</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-335</link>
		<dc:creator>suryana</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 03:58:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-335</guid>
		<description>Assalamualaikum Pak Zul yang terhormat.
Sy punya rencana mau merenovasi rumah menjadi 2 lantai. perlu diketahui rumah saya rumah BTN,tidak bertingkat dan kontruksi penulangan beton/besinya tidak saya ketahui.
yang menjadi pertanyaan saya adalah:
1. Apakah rumah saya tsb bisa langsung direnovasi di-
   buat/diteruskan keatas utk dibuat 2 tingkat ?
2. Bagaimana kekuatan lantai atas yg terbuat dari
   konstruksi kayu dibanding lantai beton terhadap  gempa ?
3. apakah Konstruksi atap asbes lebih tahan gempa
   dibanding atap genteng ?

terima kasih atas penjelasanya.
wassalam .....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Pak Zul yang terhormat.<br />
Sy punya rencana mau merenovasi rumah menjadi 2 lantai. perlu diketahui rumah saya rumah BTN,tidak bertingkat dan kontruksi penulangan beton/besinya tidak saya ketahui.<br />
yang menjadi pertanyaan saya adalah:<br />
1. Apakah rumah saya tsb bisa langsung direnovasi di-<br />
   buat/diteruskan keatas utk dibuat 2 tingkat ?<br />
2. Bagaimana kekuatan lantai atas yg terbuat dari<br />
   konstruksi kayu dibanding lantai beton terhadap  gempa ?<br />
3. apakah Konstruksi atap asbes lebih tahan gempa<br />
   dibanding atap genteng ?</p>
<p>terima kasih atas penjelasanya.<br />
wassalam &#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zulfikri</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-334</link>
		<dc:creator>zulfikri</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 23:06:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-334</guid>
		<description>Terima kasih Pak Met Sekendra.

Menarik sekali informasi bangunan &quot;Timberline Geodesics&quot; untuk daerah gempa.

Akan saya coba menginformasikan kepada masyarakat di Sumatera Barat atau daerah-daerah gempa di Indonesia dengan mencantumkan linknya di halaman ini, semoga alternatif ini akan menjadi pilihan bagi yang akan membangun kembali rumahnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih Pak Met Sekendra.</p>
<p>Menarik sekali informasi bangunan &#8220;Timberline Geodesics&#8221; untuk daerah gempa.</p>
<p>Akan saya coba menginformasikan kepada masyarakat di Sumatera Barat atau daerah-daerah gempa di Indonesia dengan mencantumkan linknya di halaman ini, semoga alternatif ini akan menjadi pilihan bagi yang akan membangun kembali rumahnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Met Sekendra</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-333</link>
		<dc:creator>Met Sekendra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 16:47:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-333</guid>
		<description>Menarik sekali Blog pak Zul ini ...

Karena pak Zul pakar yang mengalami sendiri goncangan.  Mudah-mudahan ilmu yang bermanfaat.

Sudah dapat dipastikan gempa akan terus berlanjut : 1926/2007/2009/dll-dst... Saya membaca konstruksi Domehome (www.domehome.com) dan diciptakannya bahan &quot;Panel Fiber&quot; yang ringan/kuat/tahan api oleh UII Jogja. Dibuat dari Plastik/ijuk/sabut/dsb.

Bisakah proses recovery di Sumbar, memakai rancang anti gempa (yang bapak uraikan) atau memakai konstruksi domehome (kubah), dll ... dipadukan dengan bahan Faber Panel dari Jogja (mungkin lebih murah bila diproduksi massal). Jadi kita berusaha menghadapi alam dengan &quot;pasti&quot; memakai otak/perhitungan yang di anugerahi oleh Allah yang Maha Kuasa. 

Terima Kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik sekali Blog pak Zul ini &#8230;</p>
<p>Karena pak Zul pakar yang mengalami sendiri goncangan.  Mudah-mudahan ilmu yang bermanfaat.</p>
<p>Sudah dapat dipastikan gempa akan terus berlanjut : 1926/2007/2009/dll-dst&#8230; Saya membaca konstruksi Domehome (www.domehome.com) dan diciptakannya bahan &#8220;Panel Fiber&#8221; yang ringan/kuat/tahan api oleh UII Jogja. Dibuat dari Plastik/ijuk/sabut/dsb.</p>
<p>Bisakah proses recovery di Sumbar, memakai rancang anti gempa (yang bapak uraikan) atau memakai konstruksi domehome (kubah), dll &#8230; dipadukan dengan bahan Faber Panel dari Jogja (mungkin lebih murah bila diproduksi massal). Jadi kita berusaha menghadapi alam dengan &#8220;pasti&#8221; memakai otak/perhitungan yang di anugerahi oleh Allah yang Maha Kuasa. </p>
<p>Terima Kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mamun</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-329</link>
		<dc:creator>Mamun</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 06:51:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-329</guid>
		<description>Terima kasih banyak kepada bapak atas artikel-artikelnya yang sangat lengkap. Saya Insya Allah mau membangun rumah sendiri dengan desain dan petunjuk dari bapak. Semoga segala kebaikan bapak dibalas dengan balasan yang berlipat ganda oleh Allah SWT di dunia dan di akhirat kelak. Amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih banyak kepada bapak atas artikel-artikelnya yang sangat lengkap. Saya Insya Allah mau membangun rumah sendiri dengan desain dan petunjuk dari bapak. Semoga segala kebaikan bapak dibalas dengan balasan yang berlipat ganda oleh Allah SWT di dunia dan di akhirat kelak. Amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zulfikri</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-328</link>
		<dc:creator>zulfikri</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 03:08:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-328</guid>
		<description>Waalaikumussalam, wr. wbr.
Sdr. Wulan ysh,

Sangat sulit saya menjawab pertanyaannya, dikarenakan data yang disampaikan tidak dapat saya pedomani sebagai dasar untuk meprediksi apakah rumah Sdr tahan gempa atau tidak.

Untuk diketahui, bahwa kekuatan konstruksi bangunan bertingakat (dua lantai lebih) yang menjadi patokannya adalah perhitungan pembesian atau penulangan struktur beton, baik lantai maupun kolom balok dan lain-lainnya yang berhubungan dengan konstruksi beton bertulang, dengan kata lain apakah konstruksi beton bertulang rumah Sdr. diperhitungkan terhadap goncangan gempa atau tidak.

Dan yang tidak kalah pentingnya lagi adalah cara pelaksanaan atau pengerjaannya, apakah pekerjaan beton dilaksanakan sesuai ketentuan dan apakah adukan beton memenuhi mutu yang telah ditetapkan oleh perencana, hal ini dapat dibuktikan dengan pengujian slump-beton dan beton uji di laboratorium.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waalaikumussalam, wr. wbr.<br />
Sdr. Wulan ysh,</p>
<p>Sangat sulit saya menjawab pertanyaannya, dikarenakan data yang disampaikan tidak dapat saya pedomani sebagai dasar untuk meprediksi apakah rumah Sdr tahan gempa atau tidak.</p>
<p>Untuk diketahui, bahwa kekuatan konstruksi bangunan bertingakat (dua lantai lebih) yang menjadi patokannya adalah perhitungan pembesian atau penulangan struktur beton, baik lantai maupun kolom balok dan lain-lainnya yang berhubungan dengan konstruksi beton bertulang, dengan kata lain apakah konstruksi beton bertulang rumah Sdr. diperhitungkan terhadap goncangan gempa atau tidak.</p>
<p>Dan yang tidak kalah pentingnya lagi adalah cara pelaksanaan atau pengerjaannya, apakah pekerjaan beton dilaksanakan sesuai ketentuan dan apakah adukan beton memenuhi mutu yang telah ditetapkan oleh perencana, hal ini dapat dibuktikan dengan pengujian slump-beton dan beton uji di laboratorium.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Wulan</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-327</link>
		<dc:creator>Wulan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 02:19:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-327</guid>
		<description>Assalamualaikum...
Pak,saya mau tny.
Saya bertempat tinggal di bogor.
Rumah saya terbuat dari beton.lantai 2 di cor.
Jika terjadi gempa,kira2 bgmn keadaan bgnan itu?
apa yg hrs saya lakukan untuk memperkcil resiko thdp gempa tsb?
Trims
Wass</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum&#8230;<br />
Pak,saya mau tny.<br />
Saya bertempat tinggal di bogor.<br />
Rumah saya terbuat dari beton.lantai 2 di cor.<br />
Jika terjadi gempa,kira2 bgmn keadaan bgnan itu?<br />
apa yg hrs saya lakukan untuk memperkcil resiko thdp gempa tsb?<br />
Trims<br />
Wass</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zulfikri</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-324</link>
		<dc:creator>zulfikri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 05:13:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-324</guid>
		<description>Pak Udin Ysh.

Tidak ditemui klasifikasi kayu untuk konstruksi bangunan berdasar tahan gempa atau tidak tahan gempa.

Tapi yang jelas kayu untuk konstruksi dibedakan atas mutu dan kelas kuat kayu.

Apakah rumah yang kita buat akan tahan terhadap gempa itu dapat dilihat cara pengkontruksiannya apakah memenuhi persyaratan teknis atau tidak.

Nah, silahkan Pak Udin download poster (leaflet) diatas untuk melihat bentuk konstruksi yang diperkenankan agar konstruksi kayu tahan gempa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Udin Ysh.</p>
<p>Tidak ditemui klasifikasi kayu untuk konstruksi bangunan berdasar tahan gempa atau tidak tahan gempa.</p>
<p>Tapi yang jelas kayu untuk konstruksi dibedakan atas mutu dan kelas kuat kayu.</p>
<p>Apakah rumah yang kita buat akan tahan terhadap gempa itu dapat dilihat cara pengkontruksiannya apakah memenuhi persyaratan teknis atau tidak.</p>
<p>Nah, silahkan Pak Udin download poster (leaflet) diatas untuk melihat bentuk konstruksi yang diperkenankan agar konstruksi kayu tahan gempa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: udin</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-323</link>
		<dc:creator>udin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 02:38:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-323</guid>
		<description>Mau tanya nih pak.. buat pemilihan bahan2 bahan kayu yang bisa tahan terhadap gempa.. apa ada jenis2 tertentu atau semua jenis kayu bisa digunakan?... terus apa rumah kayu pasti tahan gempa?..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mau tanya nih pak.. buat pemilihan bahan2 bahan kayu yang bisa tahan terhadap gempa.. apa ada jenis2 tertentu atau semua jenis kayu bisa digunakan?&#8230; terus apa rumah kayu pasti tahan gempa?..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rumah Teletubbies Vs Barrataga &#171; Tuti Nonka&#39;s Veranda</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-322</link>
		<dc:creator>Rumah Teletubbies Vs Barrataga &#171; Tuti Nonka&#39;s Veranda</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 12:00:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-322</guid>
		<description>[...] Zulfikri di sini , prinsip bangunan tahan gempa ada 3, yaitu : denah sederhana dan simetris, bahan bangunan ringan, [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Zulfikri di sini , prinsip bangunan tahan gempa ada 3, yaitu : denah sederhana dan simetris, bahan bangunan ringan, [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zulfikri</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-319</link>
		<dc:creator>zulfikri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 23:32:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-319</guid>
		<description>Ibu Esye Ysh,
Sesuai data kerusakan rumah Ibu yang telah disampaikan seperti diatas, yang rusak cuma dinding secara horizontal sebesar lebih kurang 1-1,5 cm, insyaAllah saya yakin tidak masalah.

Dan penulangan kolom yang terdiri 6 buah besi berpenampang 12 cm sudah cukup memadai, karena terbukti telah digoyang gempa sebesar 7,3 SR tidak mengalami kerusakan, cuma hanya dinding yang retak.

Untuk Ibu ketahui bahwa bangunan yang berstruktur dua lantai itu dinding hanya berfungsi sebagai sekat saja, dengan artian bahwa tidak adanya dinding struktur bangunan tetap berdiri tidak mengalami apa-apa.

Demikian penjelasan saya, mari kita bertawakkal kepada Allah semoga negeri kita ini diberkahi oleh Allah SWT, amin ya rabbal alamin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ibu Esye Ysh,<br />
Sesuai data kerusakan rumah Ibu yang telah disampaikan seperti diatas, yang rusak cuma dinding secara horizontal sebesar lebih kurang 1-1,5 cm, insyaAllah saya yakin tidak masalah.</p>
<p>Dan penulangan kolom yang terdiri 6 buah besi berpenampang 12 cm sudah cukup memadai, karena terbukti telah digoyang gempa sebesar 7,3 SR tidak mengalami kerusakan, cuma hanya dinding yang retak.</p>
<p>Untuk Ibu ketahui bahwa bangunan yang berstruktur dua lantai itu dinding hanya berfungsi sebagai sekat saja, dengan artian bahwa tidak adanya dinding struktur bangunan tetap berdiri tidak mengalami apa-apa.</p>
<p>Demikian penjelasan saya, mari kita bertawakkal kepada Allah semoga negeri kita ini diberkahi oleh Allah SWT, amin ya rabbal alamin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Esye Jusmin</title>
		<link>http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-318</link>
		<dc:creator>Esye Jusmin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 22:58:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulfikri.wordpress.com/2007/07/08/pedoman-praktis-pembangunan-rumah-tahan-gempa/#comment-318</guid>
		<description>Terimakasih pak zul,

Maaf pak, rumah kami 2 lantai. Adapun komposisi kolom 6 buah besi 12 mm. Sdgkan yang saya sebutkan di atas ternyata untuk ring balknya. Bagaimana pak apakah sudah cukup memadai? Jika ternyata belum bisakah diperbaiki dengan tingkat perbaikan yang tidak terlalu memerlukan biaya tinggi?

Mohon sarannya pak. Terimakasih banyak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih pak zul,</p>
<p>Maaf pak, rumah kami 2 lantai. Adapun komposisi kolom 6 buah besi 12 mm. Sdgkan yang saya sebutkan di atas ternyata untuk ring balknya. Bagaimana pak apakah sudah cukup memadai? Jika ternyata belum bisakah diperbaiki dengan tingkat perbaikan yang tidak terlalu memerlukan biaya tinggi?</p>
<p>Mohon sarannya pak. Terimakasih banyak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
