Pedoman Praktis Pembangunan Rumah Tahan Gempa

PENDAHULUAN

Wilayah Indonesia mencakup daerah-daerah yang mempunyai tingkat resiko gempa yang tinggi diantara beberapa daerah gempa diseIuruh dunia.

Data-data terakhir yang berhasil direkam menunjukkan bahwa rata-rata setiap tehun terjadi sepuluh kegiatan gempa bumi yang mengakibatkan kerusakan yang cukup besar di Indonesia. Sebagian terjadi pada daerah lepas pantai dan sebagian lagi pada daerah pemukiman (untuk melihat kejadian gempa bumi pada hari ini klik disini) Pada daerah pemukiman yang cukup padat, perlu adanya suatu perlindungan untuk mengurangi angka kematian penduduk dan kerusakan berat akibat goncangan gempa.

Dengan menggunakan prinsip teknik yang benar, detail konstruksi yang baik dan praktis maka kerugian harta benda dan jiwa menusia dapat dikurangi.

Dalam webblog ini, diuraikan faktor-faktor dasar dari goncangan gempa yang kemudian di uraikan prinsip-prinsip utamanya yang akan dipakai dalam membangun rumah tahan gempa.

BEBERAPA KARAKTERISTIK GONCANGAN GEMPA

Pada lokasi bangunan, gempa bumi akan menyebabkan tanah dibawah bangunan dan di sekitarnya tergoncang dan bergerak secara tak beraturan (random). Percepatan tanah terjadi dalam tiga dimensi membentuk kombinasi frekwensi getaran dari 0,5 Hertz sampal 50 Hertz. Jika bangunan kaku (fixed) terhadap tanah (dan tidak dapat tergeser) gaya inersia yang menahan percepatan tanah akan bekerja pada tiap-tiap elemen struktur dari bangunan selama gempa terjadi. Besarnya gaya-gaya inersia ini tergantung dari berat bangunannya, semakin ringan berarti semakin kecil gaya inersia yang bekerja dalam elemen struktur tersebut.

Tanggung jawab sebagai orang yang berkecimpung daIam industri konstruksi adalah mendirikan bangunan sedemikian rupa sehingga bangunan tetap mampu berdiri menahan gaya-gaya inersia tersebut. Pertanyaan yang timbul kemudian, “Berapa kekuatan bangunan yang kita perlukan ?”.

TINGKAT PEMBEBANAN GEMPA

Pada tahun 1981, studi untuk menentukan besarnya “beban gempa rencana” sudah dilakukan. Studi ini adalah proyek kerja sama antara Pemerintah Indonesia-New Zealand yang menghasilkan. Peraturan Muatan Gempa lndonesia.

Pada konsep peraturan tersebut ada 2 (dua) langkah pendekatan untuk menghitung pembebanan gempa yang dapat digunakan.

Kriteria pertama, bahwa perencanaan pembebanan gempa sedemikian rupa sehingga tidak terjadi kerusakan struktur atau kerusakan arsitektural setiap kali terjadi gempa. Kriteria kedua meskipun terjadi gempa yang hebat bangunan tidak boleh runtuh tetapi hanya boleh kerusakan-kerusakan pada bagian struktur yang tidak utama atau kerusakan arsitektur saja. Telah diketahui bahwa adalah tidak ekonomis merencanakan bangunan tahan gempa cara elastis. Jadi untuk gempa yang besar dimana kemungkinan terjadinya kira-kira 15% dari umur bangunan tersebut, dipakai harga perencanaan yang rendah dan perencanaan khusus serta ukuran detail-detail diambil sedemikian sehingga menjamin beberapa bagian tertentu dari struktur akan Ieleh (berubah bentuk dalam keadaan plastis) untuk menyerap sebagian enersi gempa (yang berlaku untuk keadaan kenyal). Besarnya harga beban rencana yang terjadi berhubungan dengan beberapa faktor yang selengkapnya terdapat pada reference, yang disimpulkan sebagai berikut:

1. Faktor Lapangan (site)

Gambar dibawah ini, menunjukkan enam jalur gempa di Indonesia yang menentukan parameter dasar pembebanan

konstr8Parameter ini dimodifikasikan untuk perhitungan pada kondisi tanah Iunak dimana goncangan tanah akibat gempa akan diperbesar (mengalami pembesaran).

(Untuk Jakarta, pada zone 4 dan diatas tanah lunak koefisien beban rencana lateral adalah 0,05 untuk struktur yang kaku seperti perumahan bertingkat rendah).

2. Faktor Bangunan

Beban yang terjadi pada suatu bangunan juga tergantung pada keadaan (features) dari bangunan rersebut, yakni fleksibilitasnya, beratnya dan bahan bangunan untuk konstruksinya. Biasanya suatu bangunan yang fIeksibel akan menerima beban gempa yang Iebih kecil dibandingkan bangunan yang lebih kaku. Bangunan yang lebih ringan akan menerimna beban gempa yang Iebih keciI dari pada bangun yang berat dan bangunan yang kenyal akan menyerap beban gempa yang lebih kecil dari pada bangunan yang getas yang mana dalam keadaan pengaruh gempa akan tetap elastis atau runtuh secara mendadak. Bangunan dari kayu digolongkan sebagai bangunan yang kenyal. Untuk struktur kayu harus direncanakan dengan menggunakan Peraturan Muatan Indonesia yang baru. Beban rencana adalah 33% – 50% dari gaya yang menyebabkan struktur belum mulai Ieleh atau masih dalam keadaan elastis. Reduksi ini tidaklah sama besarnya untuk bahan bangunan yang lain, misalnya baja yang mempunyai kekenyalan yang lebih besar dari kayu. Meskipun demikian kekenyalan dapat diciptakan dalam struktur kayu dengan menggunakan alat penyambung yang kenyal pada tiap-tiap hubungan elemen stuktur kayu tersebut. Pada umumnya, sambungan dengan paku memberikan kekenyalan yang cukup.

3. Tingkat Pembebanan Gempa untuk Bangunan Kayu

Dengan memperhatikan faktor lapangan dan faktor bangunan, struktur kayu harus tetap mampu berdiri untuk menahan beban-beban sebagai berikut : (Jakarta, tanah lunak)

Rangka kayu kenyal : 0,05 *) x 1,7 = 0,085
Dinding geser kayu : 0,05 *) x 2,5 = 0,125
Konstruksi rangka kayu yang diperkuat dengan batang pengaku diagonal: 0,05 *) x 3 = 0,15

Keterangan :
*) Faktor ini mempunyai harga maksimum 0,13 pada zone I dan 0 pada zone 6.

Hal ini berarti, misalnya suatu dinding geser yang terbuat dari plywood atau particle board, harus dapat menerima gaya horisontal sebesar 0,125 x berat total dari bagian struktur yang membebani dinding tersebut. Meskipun suatu bangunan direncenakan dengan harga pembebanan yang benar, mungkin bangunan. tersebut mengalami kerusakan akibat gempa jika sebagian dari prinsip-prinsip utamanya tidak dipenuhi.

PRlNSlP-PRlNSIP UTAMA KONSTRUKSI TAHAN GEMPA

1. Denah yang sederhana dan simetris

Penyelidikan kerusakan akibat gempa menunjukkan pentingnya denah bangunan yang sederhana dan elemen-elemen struktur penahan gaya horisontal yang simetris. Struktur seperti ini dapat menahan gaya gempa Iebih baik karena kurangnya efek torsi dan kekekuatannya yang lebih merata.

2. Bahan bangunan harus seringan mungkin

Seringkali, oleh karena ketersedianya bahan bangunan tertentu. Arsitek dan Sarjana SipiI harus menggunakan bahan bangunan yang berat, tapi jika mungkin sebaiknya dipakai bahan bangunan yang ringan. Hal ini dikarenakan besarnya beban inersia gempa adalah sebanding dengan berat bahan bangunan. Sebagai contoh penutup atap genteng diatas kuda-kuda kayu menghasilkan beban gempa horisontal sebesar 3 x beban gempa yang dihasilkan oleh penutup atap seng diatas kuda-kuda kayu. Sama halnya dengan pasangan dinding bata menghasiIkan beban gempa sebesar 15 x beban gempa yang dihasilkan oleh dinding kayu.

3. Perlunya sistim konstruksi penahan beban yang memadai

Supaya suatu bangunan dapat menahan gempa, gaya inersia gempa harus dapat disalurkan dari tiap-tiap elemen struktur kepada struktur utama gaya honisontal yang kemudian memindahkan gaya-gaya ini ke pondasi dan ke tanah.

Adalah sangat penting bahwa struktur utama penahan gaya horizontal itu bersifat kenyal. Karena, jika kekuatan elastis dilampaui, keruntuhan getas yang tiba-tiba tidak akan terjadi, tetapi pada beberapa tempat tertentu terjadi Ieleh terlebih dulu.

Suatu contoh misalnya deformasi paku pada batang kayu terjadi sebelum keruntuhan akibat momen lentur pada batangnya.

Cara dimana gaya-gaya tersebut dialirkan biasanya disebut jalur Iintasan gaya.

Tiap-tiap bangunan harus mempunyai jalur lintasan gaya yang cukup untuk dapat menahan gaya gempa horisosontal.

Untuk memberikan gambaran yang jelas, disini diberikan suatu contoh rumah sederhana dengan tiga hal utama yang akan dibahas yaitu struktur atap, struktur dinding dan pondasi.

konstr9

konstr10

konstr11

konstr12konstr13

3.1. Struktur atap

Jika tidak terdapat batang pengaku (bracing) pada struktur atap yang menahan beban gempa dalam arah X maka keruntuhan akan terjadi seperti, diperlihatkan pada gambar berikut:

konstr14

Sistim batang pengaku yang diperlukan diperlihatkan pada gambar di bawah ini :konstr15Jika lebar bangunan lebih besar dari lebar bangunan di mungkin diperlukan 2 atau 3 batang pengaku pada tiap-tiap ujungnya.

Dengan catatan bahwa pengaku ini harus merupakan sistim menerus sehingga semua gaya dapat dialirkan melalui batang-batang pengaku tersebut.

Gaya-gaya tersebut kemudian dialirkan ke ring balok pada ketinggian langit-langit.
Gaya-gaya dari batang pengaku dan beban tegak lurus bidang pada dinding menghasilkan momen lentur pada ring balok seperti terlihat pada gambar dibawah ini :

konstr16konstr17

konstr18

konstr19

konstr20

Jika panjang dinding pada arah lebar (arah pendek) lebih besar dari 4 meter maka diperlukan batang pengaku horisontal pada sudut untuk memindahkan beban dari batang pengaku pada bidang tegak dinding daIam arah X dimana elemnen-elemen struktur yang menahan beban gempa utama.

Sekali lagi ring balok juga harus menerus sepanjang dinding dalam arah X dan arah Y
Sebagai pengganti penggunaan batang pengaku diagonal pada sudut, ada 2 (dua) alternatif yang dapat dipilih oIeh perencana;

Ukuran ring balok dapat diperbesar dalam arah horisontal, misalnya 15 cm menjadi 30cm atau sesuai dengan yang dibutuhkan dalam perhitungan. Ring bolok ini dipasang diatas dinding dalam arah X.
Dipakai langit-langit sebagai diafragma, misalnya plywood.

Untuk beban gempa arah Y, sistim struktur dibuat untuk mencegah ragam keruntuhan. Untuk mengalirkan gaya dari atap kepada dinding dalam arah Y, salah satu alternatif diatas dapat dipilih yaitu penggunaan batang pengaku horisontal ring balok atau memakai langit-langit sebagai diafragma.

3.2. Struktur dinding

Gaya-gaya aksiaI dalam ring balok harus ditahan oleh dinding.

Pada dinding bata gaya-gaya tersebut ditahan oleh gaya tekan diagonal yang diuraikan menjadi gaya tekan dan gaya tarik. Gaya aksiaI yang bekerja pada ring balok juga dapat menimbulkan gerakan berputar pada dinding. Putaran ini ditahan oleh berat sendiri dinding, berat atap yang bekerja diatasnya dan ikatan sloof ke pondasi.
Jika momen guling lebih besar dari momen penahannya maka panjang dinding harus diperbesar.

Kemungkinan lain untuk memperkaku dinding adalah sistim diafragma dengan menggunakan plywood, particle board atau sejenisnya, atau pengaku diagonal kayu untuk dinding bilik.

Penggunaan dinding diafragma lebih dianjurkan karena sering terjadi kesulitan untuk memperoleh sambungan ujung yang lebih pada sistim pengaku diagonal.

Beban gempa yang bekerja pada arah Y ditahan dengan cara yang sama dengan arah X

Sebagal sistem struktur utama yang mana dinding harus mampu menahan beban gempa yang searah dengan bidang dinding, dinding juga harus mampu menahan gempa dalam arah yang tegak lurus bidang dinding.
Dengan alasan ini maka dinding bata (tanpa tulangan) harus diperkuat dengan kolom praktis dengan jarak yang cukup dekat. Sebagai pengganti kolom praktis ini dapat dipakai tiang kayu.

konstr213.3. Struktur pondasi

Struktur pondasi berperanan penting untuk memindahkan beban gempa dari dinding ke tanah.
Pertama, pondasi harus dapat menahan gaya tarik vertikal dan gaya tekan dari dinding. Ini berarti sloof menerima gaya geser dan momen lentur sebagai jalur Iintasan gaya terakhir sebelum gaya-gaya tersebut mencapai tanah.

Akhirnya sloof memindahkan gaya-gaya datar tersebut ke pada tanah yang ditahan oleh daya dukung tanah dan tekanan tanah lateral.

Rumah yang terbuat dari kayu dengan lantai kayu dan pondasi kayu seperti gambar-gambar di bawah ini memerlukan batang pengaku untuk mencegah keruntuhan.

konstr22

konstr23

konstr24

konstr25

konstr26

konstr27

konstr28

KESIMPULAN

Dari uraian diatas, goncangan gempa dan cara menghitung harga pembebanan gempa untuk suatu bangunan, dapat disimpulkan
bahwa :

Kekenyalan struktur sangat ditekankan sekali untuk mencegah keruntuhan bangunan.

Gaya gempa hanya dapat ditahan oleh sistem struktur yang menerus (jalur lintasan gaya yang menerus) dari puncak bangunan sampai ke tanah.

PENGKONSTRUKSIAN : (klik tayangan video berikut)

REFERENSI :

  1. A.W. Charleson, M.E., MNZIE. “KONSTRUKSI RUMAH TAHAN GEMPA DI INDONESIA”.
  2. Teddy Boen, Ir., “MANUAL BANGUNAN TAHAN GEMPA”.
  3. Studio Penataan Bangunan dan Lingkungan Dirjen Cipta Karya 2006 “PEDOMAN TEKNIS PEMBANGUNAN RUMAH TAHAN GEMPA” [download] [preview]
  4. FAI-Studio

DOWNLOAD :

Silahkan download artikel diatas ini dalam bentuk format doc [klik disini] atau [klik disini]

Baca (download) juga REFERENSI TERKAIT berikut :

  1. “MENINGKATKAN DAYA TAHAN TERHADAP GEMPA PADA GEDUNG KECIL, RUMAH DAN PRASARANA DAERAH”, Oleh : Gregory A. J. Szakats, BE (Civil), MIPENZ (Civil & Structural), MIStrukE, IntPE  [download] [preview]
  2. “PETA ZONA GEMPA INDONESIA SEBAGAI ACUAN DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN BANGUNAN”, Diterbitkan oleh  Pusat Litbang Sumber Daya Air.  [download] [preview]
  3. “PENYEDERHANAAN CARA PERHITUNGAN  STRUKTUR UNTUJK BANGUNAN TAHAN GEMPA TERTENTU” (Oleh : Ratna K. Gunawan., Anwar, S.SP., Limasalle) bahan Seminar dan Pemeran HAKI 2007, Konstruksi Tahan Gempa di Indonesia) [download]
  4. “BEBERAPA KETENTUAN BARU MENGENAI DISAIN STRUKTUR BAJA TAHAN GEMPA” Oleh : Muslinang Moestopo, Staf Peneliti Riset Rekayasa Struktur Bangunan  Fak. Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Bahan Seminar dan Pameran HAKI 2007, Konstruksi Tahan Gempa Indonesia. [download]
  5. Cara Memperbaiki Bangunan Sederhana Rusak Akibat Gempa Bumi, Oleh : Teddy Boen, dan Rekan. [download] [preview]
  6. Paket Informasi Rumah Aman Gempa “BUKAN GEMPANYA TAPI BANGUNANNYA” [download] [preview]
  7. Informasi Gempa Terkini, klik disini
  8. “TIMBERLINE GEODESICS”, Alternatif lain bentuk konstruksi bangunan tahan gempa klik disini
  9. Rumah “DOME” tahan gempa klik disini
  10. Rumah Tahan Gempa (Gambar Sketsa), klik disini
  11. Resiko Gempa di Indonesia, klik disini
  12. Peta Gempa Sumbar, klik disini
  13. Subdiksi Pelat Tektonik di Sumatera, klik disini
  14. Fakta dan Data Gempa Padang, klik disini
  15. Soft Story Menyebabkan Bangunan Kolaps di Kota Padang, klik disini dan disini
  16. Sumatera Earthquke 30 September 2009 (The Emegency Mapping Service), klik disini

BROSUR/LEAFLET

Dalam rangka mensosialisasikan atau memasyarakatkan perencanaaan dan pelaksanaan pembangunan rumah tahan gempa dibawah ini dapat didownload panduan teknis berupa modul, standar, pedoman dan petunjuk teknis yang praktis tentang teknologi pembangunan rumah tahan gempa.
Silahkan download :

- Poster Bangunan Setengah Tembok
- Poster Bangunan Tembok
- Poster Bangunan Tembok 2
- Poster Bangunan Kayu 1
- Poster Bangunan Kayu 2

TIPS Untuk Anda :

  • Buku Siaga Gempa dan Tsunami, “Buku Mewarnai Untuk Anak-anak”, buku ini dicetak atas kerjasama SAMIN dan BSS for Needy Children dengan Terre des Hommes Germany”, [download] [preview]
  • Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat (Rs Sehat), Kepmen Pemukiman dan Prasarana Wilayah N0. 403/KPTS/M/2002, [download] [preview]
  • Daftar Peraturan lainnya terkait bangunan [klik disini dan disini]
  • Gempa bumi adalah suatu sunah Allah SWT dalam rangka memperluas jagat raya serta bumi ini, silahkan baca artikel dan lihat tayangan video MENGEMBANGNYA ALAM SEMESTA, [klik disini]
  • Cara penyelamatan diri dari bahaya gempa, klik video berikut :


124 Balasan ke Pedoman Praktis Pembangunan Rumah Tahan Gempa

  1. idiotieque mengatakan:

    hallo om…saya pendatang baru di dunia kegempaan!!!
    saya bekerja di BMG jayapura…..lulusan DIII-geofisika.
    saya concern bgt masalah bangunan tahan gempa,,,…
    tolong donk kaseeh saran…bagaimana caranya..supaya saya bisa mendapatkan disiplin ilmu tentang bangunan anti gempa….
    dan apakah dengan kuliah teknik sipil…akan bisa menjawab itu semua ????

    makaseeh ya om!!!

  2. zulfikri mengatakan:

    Hallo juga..,
    Ya benar di fakultas teknik sipil dipelajari ilmu perancangan bangunan tahan gempa dan erat kaitan dengan ilmu konstruksi, seperti konstruksi beton, baja dan kayu, untuk menguasai perhitungan konstruksi bangunan tahan gempa terlebih dahulu kita harus menguasai ilmu mekanika teknik.

    Makasih kembali, atas kunjungannya di webblog saya.

  3. Nurman mengatakan:

    pak zulfikri, saya sedang nulis tesis “rumah kayu (glugu) tahan gempa dengan sistim sambungan tradisional jawa” , bisa bantu pak? referensi jurnal, buku, penelitian atau apa saja. makasih pak

  4. zulfikri mengatakan:

    Rkn Nurman Yth.
    Saya senang sekali berbagi dan membantu kawan-kawan apalagi kawan-kawan dalam/penyelesaian study, tapi sayang referensi yang Rkn Nurman minta tidak/belum saya punyai, apabila saya mendapatkan referensi tsb. saya akan coba memuat di blog ini dan atau menyampaikannya pada Rkn. Nurman.

    Wassalam,

  5. calvin mengatakan:

    Tulisan diatas sangat bagus…
    saya mau tanya pak, masalah gempa pada bangunan tingkat tinggi. dalam hal ini bangunan baja.
    hal2 apa saja yang perlu diperhatikan dalam mendesain bangunan baja tahan gempa??
    Makasih ya Pak

  6. yanti mengatakan:

    saya mohon izin untuk ambil tulisan dan gambarnya sebagai referensi ya pak.. blog yang bagus sekali. makasih..

  7. zulfikri mengatakan:

    Dengan senang hati, silahkan diambil, semoga bermanfaat

  8. fhira mengatakan:

    bagus banget artikelnya,
    pak saya mahasiswa arsitektur, mau tanya apa rumah tahan gempa bisa didesain dengan tidak meninggalkan aspek estetikanya?,kalau misalnya bisa yang harus diperhatikan oleh si perancang apa saja pak?
    maksih pak,

  9. zulfikri mengatakan:

    Ya, benar, dalam mendisain bangunan kita harus memperhatikan aspek estetika untuk mencapai bentuk serta susunan ruang yang sempurna. Sedangkan dalam aspek konstruksi kita harus meperhatikan ketahanan bangunan selain akibat berat sendiri, tekanan cuaca (seperti angin, hujan dan salju) atau pengaruh tekanan ekternal, dan yang sangat diperhatikan sekali adalah akibat goncangan gempa bumi bagi daerah-daerah dilalui jalur gempa, seperti yang dikemukan dalam artikel diatas.

  10. haryani mengatakan:

    Bapak Zul Yth..
    Apa khabar? Saya juga sealumni dengan Bapak..
    Tulisannya bagus dan kebetulan saya juga suka nulis tentang tata ruang kota pesisir yang rawan bencana.

  11. zulfikri mengatakan:

    Ooo ya!, rasanya saya masih ingat, untuk jelasnya BP tahun berapa ya.
    Dan sekarang berdomisili bertungas dimana ya ?

  12. Honny mengatakan:

    Salam pak Zul.
    Rumah2 di daerah gempa kemarin banyak yang rusak, tetapi juga masih banyak yang berdiri kokoh.
    Menurut bapak penyebabnya apa ? Terima kasih.

  13. zulfikri mengatakan:

    Salam juga Pak Honny, Yaa.., sudah jelas penyebabnya adalah gempa.

    Rumah yang rusak akibat gempa yang dimaksud berkemungkinan penyebabnya adalah :

    1). tidak didisain sesuai dengan aturan rumah tahan gempa, atau kalau ada didisaian atau diperhitungan kontruksi gempanya berkemungkinan kekuatan gempa yang terjadi melewati estimasi kekuatan gempa yang dipakai/diramalkan oleh konstruktur pada bangunan tersebut.

    2) bangungunan terletak pada daerah atau tepat diatas pergeseran tanah (arah goncangan gempa yang berlawanan) atau patahan tanah/lempeng yang berada dibawahnya.

    3). perlu diadakan penelitian mendalam dalam hal ini agar dapat mengetahui penyebabnya yang sebenarnya, nah silahkan anda lakukan penelitian, mudah-mudahan didapat teori baru yang akurat kedepannya dalam merancang bangunan demi keselamatan umat manusia.

  14. putri mengatakan:

    asalam pak…
    mmm..prinsip ini bisa digunakan untuk emergency shelter ga???oya…berarti penggunaan bahan untuk rumah gempa adalah bahan yang ringan ya…???
    apa yang dimaksud dengan kekenyalan struktur?
    terimakasih pak

  15. putri mengatakan:

    asalam pak
    mmm…kira2 konsep ini bisa digunakan untuk emergency shelter ga ya?oia pak…apa yang dimaksud dengan kekenyalan struktur? apa kriterianya suatu struktur memnuhi kekenyalan struktur tadi?

  16. zulfikri mengatakan:

    Waalaikumussalam, wr. wbr.

    Sdr. Putri Ysh.
    Yaa, bisa saja dan lebih sip digunanakan untuk emergency shelter. Ooo ya sebaiknya bahan bangunan yang dipergunakan adalah bahan-bahan bangunan yang ringan.

    Dan yang dimaksud Kekenyalan Struktur atau Elasticity (E), adalah kemampuan struktur atau bahan untuk menerima tegangan dengan satuan kg/cm2.

    Adapun kriteria atau kelas kuat dan modulus kenyal dari setiap struktur kayu berbeda, itu tergantung dengan jenis dan kelas kayu. Nah, untuk mengetahuinya lebih lanjut silahkan di baca pada “Peraturan Konstruksi Kayu Indonesia” (PKKI) yang dikeluarkan oleh Dep. Pekerjaan Umum.

  17. dwito mengatakan:

    Pak Zul,

    Apakah Bapak bisa memberikan estimasi rab untuk pembangunan rumah seperti yang ada di poster-poster pu tsb?
    Kami butuh estimasi tsb. Kami berlokasi di Pangalengan.
    Terima kasih, Pak.

  18. zulfikri mengatakan:

    Pak Dwito Ysh.

    Untuk menghitung RAB baik estimasi maupun yang akuratnya terlebih dahulu kita harus mempunyai data harga satuan bahan bangunan serta harga satuan upah tukang dan pekerja di daerah setempat dimana bangunan akan didirikan.

    Nah, sementara saya berdomisili di Kota Padang, dengan kata lain estimasi RAB di Kota Padang tidak akan cocok untuk daerah Pangalengan.

    Saran saya, silahkan Bapak hubungi kantor PU (Pekerjaan Umum) setempat, karena pada kantor PU sudah ada harga estimasi sesuai dengan tipe bangunan seperti type A, B, C dan D serta estimasi harga untuk bangunan per m2 (meter bujursangkar) luas lantai bangunan baik permanen maupun semi permanen serta bangunan bertingkat dan tidak bertingkat.

  19. andika mengatakan:

    maaf pa zul saya bisa minta tentang rumus empiris dari data percepatan tanah

  20. iwan hs mengatakan:

    pak zul,
    bgmana kondisi kota padang pak..?
    bukankah bapak bermukim di padang ? semoga tidak terjadi apa2 thd bpk dan keluarga. kami ikut berduka dengan musibah bencana yg terjadi. semoga saudara2 kita semua yg ada di sumatra tabah menghadapi semua

  21. agung kresno utomo mengatakan:

    pak Zul,info bapak sangat bermanfaat terutama ut org awam spt saya. Ada yg saya tanyakan, rumah kami sering retak lantainya_ info teman rumah kami di bangun di “daerah sesar minor bertumpuk”.4 th lalu lantai sdh kami perkuat dg beton pada daerah retakan.Tp sekarang retakan bergeser ke bagian lain.Dan tampaknya retakan lebih cepat stlh 500mt dari rumah kami di bagun jalan tol smg-solo.Ada catatan geologi, th 1975 pernah terjadi tanah geser_amblas 1 km dari rumah kami. daerah kami adalah Perum Payungmas Desa Pucung _PudakPayung kec Banyumanik Semarang.adakah cara sederhana biaya terjangkau yg mampu mengatasi msalah ini.Terimakasih pak Zul

  22. zulfikri mengatakan:

    Pak Iwan HS, dan Pak Agung Kresno Utomo Ysh.

    Saya mohon maaf baru saat ini saya bisa online, karena sejak gempa mengguncang, lampu listrik dikota Padang tidak menyala, dan di lokasi saya baru malam ini menyala.

    Kondisi kota Padang pada saat ini akibat gempa bumi yang menggoncang kota Padang dengan kekuatan 7,6 SR sangat meprihatinkan, hampir 50% bangunan dua lantai lebih mengalami kerusakan berat, karena kebanyakan bangunan-bangunan yang berumur lebih 10 tahun tsb dirancang dengan estimasi kekuatan gempa dibawah 7 SR.

    Alhamdulillah saya dan keluarga saya selamat dan bangunan tempat tinggal saya masih dapat ditempati walau dinding dan lantai mengalami retak-retak.

    Kalau saya perhatikan gempa yang terjadi baru ini di kota Padang yang berpusat 70 km barat daya kota Pariaman merupakan ledakan lempeng atau bawah tanah, sehingga terjadi gelombang dan rengkahan di permukaan bumi, saya perhatikan tanah bergerak bergelombang seperti gelombang di permukaan air. Nah, bangunan yang berada pas diatas rengkahan mengalami rusak berat seperti rengkahan, penurunan permukaan tanah dan longsor.

    Adapun pertanyaan dari Pak Agung tentang lantai rumah yang sering retak, saya kira hal ini sebenarnya adalah permasalahan stabilisasi tanah, dengan kata lain bangunan didirikan diatas tanah yang tidak stabil, dan berkemungkinan besar dapat menjadi longsor atau bergeser apabila area atau site perumahan tsb terletak pada lereng atau dipinggir jurang. Bentuk konstruksi bangunan agar tetap stabil tidak bergerak dan atau lantai retak atau patah sebaiknya dilakukan penelitian lebih mendalam terhadap kondisi tanah sehingga dapat ditentukan konstruksi pondasi serta struktur lainnya. Untuk itu saya sarankan untuk berkonsultasi dengan insinyur teknik sipil

  23. zulfikri mengatakan:

    Pak Andika Ysh,
    Untuk respon pertanyaan Bapak silahkan download artikel yang barusan saya upload di “My Share Box” (pada kolom samping kanan halaman ini), dengan judul “Peta Gempa”, atau klik url berikut :
    http://www.box.net/shared/mqo10h0yib

    Semoga artikel tersebut dapat memberi jawaban atas pertanyaan Bapak.

  24. Rangga Aditya mengatakan:

    Salam kenal pak zulfikri, sekedar rasa ingin tahu. di dunia ini bangunan bertingkat kira2 max tahan gempa berapa skala ritcher ya pak? Dan menurut pengamatan bapak sudahkah ada bagunan bertingkat di indonesia yg tahan gempa lebih dari 8 sr?

  25. zulfikri mengatakan:

    Salam kenal juga rekan Rangga Aditya,
    Estimasi perhitungan konstruksi bangunan tahan gempa ditetapkan berdasarkan kekuatan gempa yang pernah terjadi di suatu daerah, perhitungan konstruksi bangunan terhadap gempa di Padang sebelumnya di estimasikan lebih tinggi terhadap kekuatan gempa yang tertinggi yang pernah terjadi. Sebelum tahun 1990an gempa yang terkuat pernah terjadi di Padang setahu saya tidak pernah sampai 5,5 SR.

    Nah, dari sekarang dan ke depannya berapa kira-kira para konstruktur mengestimasikan kekuatan gempa agar bangunan betul-betul aman terhadap gempa? wallahu aklam.

  26. qomarudin mengatakan:

    tulisan tentang rumah tahan gempanya sangat bagus. saya tinggal ditulungagung jawatimur yg mgkn trmsk daerah rawan gempa. saya berencana membangun rumah yg sederhana didesa tp yg than gempa. klo p zulfikri berkenan, saya sangat berterima kasih klo mau mengirimi tulisan maupun gambar konsep rumah tahan gempa keèmail saya. qomarudiin@yahoo.com

  27. zulfikri mengatakan:

    Pak Qomaruddin Ysh,
    Untuk tidak memakan waktu dan juga memotong birokrasi, silahkan langsung saja di-dowload dengan mengklik url berikut :

    http://www.box.net/shared/rzfb0887eb
    http://www.box.net/shared/dbe3hqnc99
    http://www.box.net/shared/0301hz4cvb
    http://www.box.net/shared/ckeog9tb2z
    http://www.box.net/shared/u9kfohnrpg
    http://www.box.net/shared/z2hy5t7v9d

    Maka dengan sendirinya artikel serta konsep perencanaan bangunan tahan tsb diatas sudah dapat bapak miliki, dan silahkan di print-out dan di sebarkan luaskan kepada masyarakat yang ingin membangun rumah tempat tinggal di daerah bapak.

  28. Nini Marlina mengatakan:

    Assalamualaikum pak Zulfikri
    Salam kenal nama saya nini,
    Gempa tanggal 30 s kemaren telah menghancurkan rumah orang tua saya di kampung dalam Pariaman.
    Kira2 struktur bangunan tahan gempa seperti apa yang cocok dengan kondisi daerah tempat tinggal saya.
    Terima kasih.

  29. zulfikri mengatakan:

    Waalaikumussalam wr. wbr.

    Salam kenal juga Ibu Nini, saya turut berduka atas musibah yang menimpa orang tua Ibu Nini di Kampuang Dalam Pariaman, semoga orang tua serta Ibu Nini tabah menerimanya, semoga Allah memberkahi kita, amiin.

    Untuk membangun kembali rumah di daerah banyak gempa seperti di Sumatera Barat ini saya sarankan pada Ibu Nini untuk mempedomani konsep dasar struktur atau konstruksi untuk bangunan seperti tertera di artikel di atas dan di poster-poster berikut, silahkan download:

    http://www.box.net/shared/rzfb0887eb
    http://www.box.net/shared/dbe3hqnc99
    http://www.box.net/shared/0301hz4cvb
    http://www.box.net/shared/ckeog9tb2z
    http://www.box.net/shared/u9kfohnrpg
    http://www.box.net/shared/z2hy5t7v9d

    Wassalam.

  30. agung kresno utomo mengatakan:

    terimakasih p Zul. Dan alhamdulilah keluarga bapak selamat. Hendak kejadian gempa di padang menjadikan kesadaran bahwa kita tinggal di sarang gempa.dan hendaknya pengetahuan ttg gempa spt bagaimana safety first bila terjadi gempa menjadi pelajaran si sekolah2

  31. zulfikri mengatakan:

    Terimasih kembali Pak Agung atas motivasinya, memang sepanjang bukit barisan di pulau Sumatera sampai pulau Jawa itu adalah sarangnya gempa, yang setiap tahun akan digoncang gempa. Goncangan gempa itu di jadikan Allah SWT dalam rangka memperluas jagat raya termasuk bumi yang kita diami ini, seperti yang dikemukakan dalam Al-Qur’an sbb:

    “Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (Al Qur’an, 51:47)

    Silahkan klik tayangan video klik url berikut :

    http://www.youtube.com/watch?v=XZb8DGnUm-8 dan

    Nah, untuk pengetahuan tentang gempa seperti bagaimana “safety first” bila terjadi gempa menjadi pelajaran di sekolah-sekolah atau untuk anak-anak, silahkan download dan berikan kepada anak agar dapat memberi pengertian dan cara menyelamatkan diri bagi anak-anak silahkan klik :

    http://www.box.net/shared/rqzsxubg5r

    Semoga bermanfaat bagi kita semua,

    Wassalam

  32. Esye Jusmin mengatakan:

    Assalaamu’alaikum pak zul
    Salam kenal nama saya esye…

    Gempa yg tjd di tasik beberapa bulan lalu rupanya telah menimbulkan keretakan horizontal dinding rumah kami di bandung. Ada beberapa retakan yg terbesar celahnya -+ 1 mm, terpanjang 1,5 kedalaman 6 cm menembus sambungan bata.

    Saya mau tanya pak zul,
    1) Bagaimana perbaikannya?
    2) kerusakan tersebut diakibatkan semata gempa atau karena kontruksi bangunan kami yg kurang baik ya pak? Waktu pembangunan itu karena kami awam & keterbatasan biaya saya mempercayakan kpd tukang saja, berdasarkan keterangan kolom dibuat dengan ukuran 20×25 cm, setiap kolom besi yang digunakan 12 mm 4 bh, 10 mm 2 bh (ditengah2). Tanah yg kami tempati merupakan tanah urugan bekas sawah (mulai diurug -+ 8 th yl. Apakah komposisi kolom tersebut cukup pak?

    Sebelumnya saya ucapkan terimakasih. Jazakallahu khoiron katsiro.

    Wassalam,
    esye-bandung

  33. zulfikri mengatakan:

    Waalaikumussalam, wr. wbr.

    Ibu Esye Ysh, kalau hanya dinding yang retak tidak masalah, yang dikuatirkan yang retak itu adalah strukturnya, seperti: kolom, balok dan lantai beton pada lantai dua jika rumah Ibu bertingkat (2 lantai, atau lebih)

    Dengan melihat data-data yang Ibu sampaikan tsb diatas jika rumah Ibu hanya lantai satu (tidak bertingkat) ukuran kolom serta penulangannya sudah memenuhi standar.

    Untuk memperbaiki diding rumah Ibu yang rusak tsb cukup hanya mengisi spesi (mortal) dengan adukan 1pc : 2 psr kedalam celah atau retakkan dinding tsb.

  34. Esye Jusmin mengatakan:

    Terimakasih pak zul,

    Maaf pak, rumah kami 2 lantai. Adapun komposisi kolom 6 buah besi 12 mm. Sdgkan yang saya sebutkan di atas ternyata untuk ring balknya. Bagaimana pak apakah sudah cukup memadai? Jika ternyata belum bisakah diperbaiki dengan tingkat perbaikan yang tidak terlalu memerlukan biaya tinggi?

    Mohon sarannya pak. Terimakasih banyak.

  35. zulfikri mengatakan:

    Ibu Esye Ysh,
    Sesuai data kerusakan rumah Ibu yang telah disampaikan seperti diatas, yang rusak cuma dinding secara horizontal sebesar lebih kurang 1-1,5 cm, insyaAllah saya yakin tidak masalah.

    Dan penulangan kolom yang terdiri 6 buah besi berpenampang 12 cm sudah cukup memadai, karena terbukti telah digoyang gempa sebesar 7,3 SR tidak mengalami kerusakan, cuma hanya dinding yang retak.

    Untuk Ibu ketahui bahwa bangunan yang berstruktur dua lantai itu dinding hanya berfungsi sebagai sekat saja, dengan artian bahwa tidak adanya dinding struktur bangunan tetap berdiri tidak mengalami apa-apa.

    Demikian penjelasan saya, mari kita bertawakkal kepada Allah semoga negeri kita ini diberkahi oleh Allah SWT, amin ya rabbal alamin.

  36. [...] Zulfikri di sini , prinsip bangunan tahan gempa ada 3, yaitu : denah sederhana dan simetris, bahan bangunan ringan, [...]

  37. udin mengatakan:

    Mau tanya nih pak.. buat pemilihan bahan2 bahan kayu yang bisa tahan terhadap gempa.. apa ada jenis2 tertentu atau semua jenis kayu bisa digunakan?… terus apa rumah kayu pasti tahan gempa?..

  38. zulfikri mengatakan:

    Pak Udin Ysh.

    Tidak ditemui klasifikasi kayu untuk konstruksi bangunan berdasar tahan gempa atau tidak tahan gempa.

    Tapi yang jelas kayu untuk konstruksi dibedakan atas mutu dan kelas kuat kayu.

    Apakah rumah yang kita buat akan tahan terhadap gempa itu dapat dilihat cara pengkontruksiannya apakah memenuhi persyaratan teknis atau tidak.

    Nah, silahkan Pak Udin download poster (leaflet) diatas untuk melihat bentuk konstruksi yang diperkenankan agar konstruksi kayu tahan gempa.

  39. Wulan mengatakan:

    Assalamualaikum…
    Pak,saya mau tny.
    Saya bertempat tinggal di bogor.
    Rumah saya terbuat dari beton.lantai 2 di cor.
    Jika terjadi gempa,kira2 bgmn keadaan bgnan itu?
    apa yg hrs saya lakukan untuk memperkcil resiko thdp gempa tsb?
    Trims
    Wass

  40. zulfikri mengatakan:

    Waalaikumussalam, wr. wbr.
    Sdr. Wulan ysh,

    Sangat sulit saya menjawab pertanyaannya, dikarenakan data yang disampaikan tidak dapat saya pedomani sebagai dasar untuk meprediksi apakah rumah Sdr tahan gempa atau tidak.

    Untuk diketahui, bahwa kekuatan konstruksi bangunan bertingakat (dua lantai lebih) yang menjadi patokannya adalah perhitungan pembesian atau penulangan struktur beton, baik lantai maupun kolom balok dan lain-lainnya yang berhubungan dengan konstruksi beton bertulang, dengan kata lain apakah konstruksi beton bertulang rumah Sdr. diperhitungkan terhadap goncangan gempa atau tidak.

    Dan yang tidak kalah pentingnya lagi adalah cara pelaksanaan atau pengerjaannya, apakah pekerjaan beton dilaksanakan sesuai ketentuan dan apakah adukan beton memenuhi mutu yang telah ditetapkan oleh perencana, hal ini dapat dibuktikan dengan pengujian slump-beton dan beton uji di laboratorium.

  41. Mamun mengatakan:

    Terima kasih banyak kepada bapak atas artikel-artikelnya yang sangat lengkap. Saya Insya Allah mau membangun rumah sendiri dengan desain dan petunjuk dari bapak. Semoga segala kebaikan bapak dibalas dengan balasan yang berlipat ganda oleh Allah SWT di dunia dan di akhirat kelak. Amin

  42. Met Sekendra mengatakan:

    Menarik sekali Blog pak Zul ini …

    Karena pak Zul pakar yang mengalami sendiri goncangan. Mudah-mudahan ilmu yang bermanfaat.

    Sudah dapat dipastikan gempa akan terus berlanjut : 1926/2007/2009/dll-dst… Saya membaca konstruksi Domehome (www.domehome.com) dan diciptakannya bahan “Panel Fiber” yang ringan/kuat/tahan api oleh UII Jogja. Dibuat dari Plastik/ijuk/sabut/dsb.

    Bisakah proses recovery di Sumbar, memakai rancang anti gempa (yang bapak uraikan) atau memakai konstruksi domehome (kubah), dll … dipadukan dengan bahan Faber Panel dari Jogja (mungkin lebih murah bila diproduksi massal). Jadi kita berusaha menghadapi alam dengan “pasti” memakai otak/perhitungan yang di anugerahi oleh Allah yang Maha Kuasa.

    Terima Kasih.

  43. zulfikri mengatakan:

    Terima kasih Pak Met Sekendra.

    Menarik sekali informasi bangunan “Timberline Geodesics” untuk daerah gempa.

    Akan saya coba menginformasikan kepada masyarakat di Sumatera Barat atau daerah-daerah gempa di Indonesia dengan mencantumkan linknya di halaman ini, semoga alternatif ini akan menjadi pilihan bagi yang akan membangun kembali rumahnya.

  44. suryana mengatakan:

    Assalamualaikum Pak Zul yang terhormat.
    Sy punya rencana mau merenovasi rumah menjadi 2 lantai. perlu diketahui rumah saya rumah BTN,tidak bertingkat dan kontruksi penulangan beton/besinya tidak saya ketahui.
    yang menjadi pertanyaan saya adalah:
    1. Apakah rumah saya tsb bisa langsung direnovasi di-
    buat/diteruskan keatas utk dibuat 2 tingkat ?
    2. Bagaimana kekuatan lantai atas yg terbuat dari
    konstruksi kayu dibanding lantai beton terhadap gempa ?
    3. apakah Konstruksi atap asbes lebih tahan gempa
    dibanding atap genteng ?

    terima kasih atas penjelasanya.
    wassalam …..

  45. zulfikri mengatakan:

    Waalaikumussalam wr,wbr.

    Pak Suryana Ysh, Rencana Bapak untuk merenovasi rumah BTN satu lantai menjadi 2 lantai hanya dengan meneruskan bangunan lama keatas, saya sarankan janganlah diteruskan, kecuali sekiranya dahulu pondasi serta struktur bangunan BTN tersebut telah dilaksanakan atau dipersiapkan untuk 2 lantai.

    Untuk perbandingan kekuatan atau ketahanan lantai 2 (atas) dari beton dibanding dengan kayu, maka seperti yang telah diuraikan diatas maka kontruksi lantai dari kayulah yang lebih baik dari pada lantai beton dalam hal menghadapi gempa, karena kayu selain ringan juga mempunyai kekenyalan (elastisitas) struktur yang baik.

    Benar Pak Suryana, bahwa atap asbes lebih baik dan ringan dari atap genteng (tanah atau keramik)

  46. Met Sekendra mengatakan:

    Selain konstruksi anti gempa, ada displin ilmu lagi tentang mengatasi “longsor”. Daerah minang memiliki gunung/bukit dan kontur tanah yang “subur”, tentu saja tidak keras atau cadas. Seperti Lembah Anai-Kayu Tanam, Malalo-Sumpu-Pincuran Tujuh-Padang Panjang, Payakumbuh, Solok-Alahan Panjang, Bukittinggi-Maninjau-Lubuk Basung. Hampir semua … deh. Kita harus memikirkan pemukiman penduduk dan pembuatan jalan-jalan, atau bagaimana caranya biar keduanya relatif aman bila hujan lebat lalu gempa juga melanda.

    Perlu lagi disiplin ilmu untuk memenej semua potensi “utak” orang Minang. Banyak orang Minang yang berprestasi dalam “ilmu” dan “harta”, dan jelas mereka mau menyumbang selama ada satu kepastian : JUJUR !

    Jadi pak Zul, menurut saya perlu suatu badan SUPER TANGGAP DARURAT, yang menggabungkan : Kegesitan “silat” minang, kecerdikan, didasari Agama Islam, Sangat Jujur.

    Mungkin sudah saatnya, Para cendikiawan, pemuka adat, tokoh agama, “jago silat”, menejer, urang rantau, berkolaborasi dan bersinergi menjadikan Minang Kabau contoh bagi seluruh dunia.

    Lah salasai karajo kasodonyo, bisa kito bapasambahan jo basaluang tiok hari sampai pagi. Ijan sabaliaknyo.

    Mudah-mudahan …

  47. zulfikri mengatakan:

    Pak Met Sekendra Ysh,

    Terima kasih banyak atas respon serta saran Bapak.

    Benar Pak, bahwa disaat ini kita butuh sekali ilmu pengetahuan tentang lingkungan terutama sekali ilmu pengelolaan lingkungan pemukiman yang harus segera disosialisasikan kepada masyarakat.

    Saat ini sudah terbentuk suatu organisasi dari Univ. Andalas Padang yang bernama TREMOR (Taskforce for Recovery of Post Earthquake in Managing of Building Rconstruction) yang beranggotakan dari ahli (dosen) berbagai disiplin ilmu, silahkan kunjungi websitenya:

    http://tremor-pnp.org/

    Harapan Bapak dan juga harapan saya semoga TREMOR yang baru terbentuk tsb dapat meujudkan atau berfungsi sebagai BADAN SUPER TANGGAP di Sumatera Barat, seperti yang Bapak maksudkan diatas.

    Saya tambahkan, silahkan hubungi Sekretariat TREMOR bagi yang ingin memberikan masukan serta tanggapan ke alamat sbb:

    Sekretariat TREMOR Politeknik Negeri Padang
    Alamat : Kampus Politeknik Unand Limau Manis Padang 25167
    Telp. (0751) 72590 Fax. (0751) 72576
    Homepage : http://www.tremor-pnp.org

    Contact Person:
    Menhendry, Dipl. Ing. HTL, M.Eng
    men_hendry@yahoo.com

    Yuhefizar, M.Kom
    ephi.lintau@gmail.com

  48. Met Sekendra mengatakan:

    Terima kasih infonya pak Zul …
    Semoga sekecil apapun usaha kita, diridhoi Allah yang Maha Pemurah.

    Banyak “urang rantau”, turunan, turunan campuran, menangis tapi tidak bisa berbuat banyak. Namun keterkaitan darah, mencapai kepedihan hati luar biasa melihat penderitaan sanak-sudaro semua. Semoga kita semua tabah dan berbenah.

    Saya menjadikan blog pak Zul dan pembicaraan kita, sebagai masukan dari berbagai milis yang saya ikuti.

    Sekali lagi terima kasih …

  49. zulfikri mengatakan:

    Pak Met Sekendra Ysh,

    Atas saran dan tanggapan serta atas ikut merasakan sukacita Bapak dan beserta sanak kami nan berada di rantau, dalam hal ini saya atas nama sanak nan berada di ranah mengucapkan terima kasih banyak, dan dalam kesempatan ini marilah bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT semoga Minangkabau segera bangkit, amin ya rabbala alamin.

  50. DEDY HIDAYAT mengatakan:

    Pak Zul saya mohon maaf,pertanyaan saya menyangkut rumah tempat tinggal kami yang tidak layak huni dimana setiap sudutnya mengalami retak dan putus,kami disini minta saran pak zul cara merehabilitasi tanpa merobohkan seluruh bangunan dan atap tanpa di bongkar,dimana disini kami tidak ingin mengeluarkan biaya yang besar karna situasi dan kondisi sekarang. dari saya dedy di pariaman sumbar.Saya ucapkan banyak terima kasih.

  51. zulfikri mengatakan:

    Pak Dedy Hidayat Ysh,

    Jika Bapak ingin merenovasi rumah yang rusak berat akibat gempa 30 Sept yang baru lalu, dengan mempertahankan bangunan (dinding) yang retak, jalan keluar yang dapat saya berikan adalah, coba periksa apakan dinding yang retak mempunyai kemiringan (condong) yang tidak membahayakan dan apakah retaknya tidak horizontal (mendatar).

    Nah, jika dinding-dinding tidak condong yang mengkhawatirkan dan retak-retaknya hanya vertikal, jalan keluarnya menurut pendapat saya adalah dengan meperkuat kembali bidang dinding dengan membuat kolom praktis dan reng balok (ring balk) dari beton bertulang. Dan juga dapat memperkuatnya dengan mengapit dinding yang retak (pada celah) dengan besi pelat/beugel yang dibaut murkan timbal balik dari dinding yang retak tsb. dengan jarak secukupnya kemudian ditutup dengan mortal (pelesteran) adukan dengan perbandingan 1 pc (semen) : 2 pasir.

  52. juragan mengatakan:

    Salam kenal, Pak Zulfikri..
    Artikel yang sangat bagus dan sangat berguna bagi dunia konstruksi Indonesia.
    Terima kasih atas “inspiring articles”-nya. Terus berkarya, pak Zulfikri.

    Wassalam

  53. zulfikri mengatakan:

    Salam kenal juga Pak Iwal,

    “Oleh-oleh dari Padang” [ http://www.duniatekniksipil.web.id/667/oleh-oleh-dari-padang/ ] saya link-kan di halaman ini (dengan judul “Soft Story menyebkan Kolapsnya Bangunan di Kota Padang Akibat gempa 30 S baru lalu, semoga analisa Bapak berguna bagi perencana dan pelaksana konstruksi di Sumatera Barat dalam membangun kembali Kota Padang

  54. yusuf mengatakan:

    salam kenal pak zulfikri,,saya mahasiswa sipil dijokja,,terima kasih atas artikel nya,,,banyak hal yang saya mengerti dari artikel bapak,,

  55. POPO mengatakan:

    thanks untuk info nya
    oh yaa bang
    kira bisa bantu untuk transcript radio messages untuk sosialisasi rumah tahan gempa
    thanks in advance

    popo
    dedyiskandarz@gmail.com

  56. hendra eka saputra mengatakan:

    saya mau tanya berapa ketinggian air laut dari tempat saya di korong padang kunik desa buayan kecamatan batang kabupaten padang pariaman

  57. hendra eka saputra mengatakan:

    apa di korong padang kunik desa buayan kecamatan batang anai kabupaten padang pariaman kalau datang tsunami akan sampai air laut ketempat saya tolong diberi jawaban untuk antisipasi dan kalau memang iya kemana tempat yang aman.

  58. zulfikri mengatakan:

    Pak Hendra Eka Saputra Ysh,

    Menurut perkiraan saya ketinggian desa Buayan Kec. Batang Anai lebih kurang 25 m diatas permukaan laut.

    Jika seandainya datang tsunami setinggi 10 m desa Bapak saya rasa tidak akan kena.

    Antisipasi menurut saya adalah: marilah kita konsekwen menjalankan perintah Allah SWT sebagaimana kita telah bersaksi untuk itu. Dan ketahuilah jika kita telah ditakdirkan (diprogramkan) di database (lauhulmahfudz) diatas langit sana bahwa kita mati oleh tsunami, kemana saja kita akan lari akan dikejarnya.

    Wassalam,

  59. andar mzn mengatakan:

    Assalamualaikum pa,
    Salam kenal, saya staf dinas Tata Ruang & Permukiman Tasikmalaya, sedang giat-giatnya membantu penyuluhan tentang bangunan tahan gempa. Mohon izin download referensi yang Alhamdulillah.. banyak tersedia di web Bapak. Semoga Bapak berkenan. Trims.

  60. zulfikri mengatakan:

    Waalaikumussalam wr. wbr.

    Salam kenal juga Pak Andar.
    Dengan senang hati saya izinkan dan dipersilahkan disebarluaskan kepada masyarakat.

  61. hendra mengatakan:

    Saya orang awam dalam hal kontruksi bangunan, tetapi dengan penjelasan2 tersebut diatas menjadi cukup mengerti bagaimana membangun rumah yang tahan gempa. terima kasih pak Zul, salam kenal

  62. azmel effendy mengatakan:

    Salam En. Zulfikri,
    Saya seorang kontraktor pembinaan ingin mengetahui kaedah-kaedah memperbaiki struktur bangunan hotel 11 tingkat. Untuk pengetahuan tuan, saya telah dijemput oleh pemilik bangunan tersebut yang terletak di Malaysia Barat. Pada mulanya pemilik tersebut ingin saya memperbaiki sistem kalis air dibumbung hotel tersebut. Setelah saya membuat lawatan ke hotel tersebut saya dapati struktur bangunan (main frame) hotel tersebut mengalami keretakan yang amat serius. Justeru itu, saya ingin meminta pandangan En. Zul langkah seterusnya yang perlu saya ambil.
    Terima Kasih.

  63. zulfikri mengatakan:

    Pak Azmel Effendi di Malaysia,ysh,

    Sulit bagi saya untuk memberi pandangan perawatan atau perbaikan terhadap kasus atau keretakan struktur (main frame) dari bangunan hotel tingkat 11 yang sedang bapak rawat atau perbaiki, karena bentuk dan posisi dari keretakan struktur tersebut tidak dijelaskan (tergambar) apakah yang retak tersebut kolom atau balok dll-nya.

    Sebagai bahan acuan bagi Bapak dalam perawatan bangunan akibat retak-retak (gempa) silahkan di download buku “MENINGKATKAN DAYA TAHAN TERHADAP GEMPA PADA GEDUNG KECIL, RUMAH, DAN PRASARANA DAERAH” diterbitkan oleh: BE(Civil), MIPENZ (Civil & Struktural), MIStructE, IntPE AC Consulting Group Limited Consulting Engineers, P.O. Box 2934,Wellington, New Zealand. http://www.acconsulting.co.nz
    Tel: (64 4) 472 3377

    klik disini : http://www.box.net/shared/fmavydzuhl

    Wassalam,

  64. bedol mengatakan:

    Terimakasih Pak Zul, sy ada ambil[donload] beberapa file kontruksi rumah gempa, mudah2an akan bermanfaat buat saya khususnya.

  65. zulfikri mengatakan:

    Terima kasih kembali, ya.., mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

  66. Puskesmas Mojoagung mengatakan:

    Sebuah masukan pengetahuan tentang bangunan yang sangat bermanfaat bagi kami, karena prasarana kesehatan juga harus didesain dengan kontruksi tahan gempa/bencana. Salam kenal dari kami warga puskesmas Mojoagung…

  67. zulfikri mengatakan:

    Puskesman Mojo Agung, Ysh.
    Salam kenal juga, dan terima kasih atau kunjungannya di halaman blog ini.

  68. nugraha mengatakan:

    asslmkm pak zull…
    insya Allah saya ada rejeki buat bangun rumah dengan ukuran 7 x 13 m , 2 lantai. mohon saran untuk berapa dimensi balok kolom dan ring balknya..(kolom besi begelnya… matur nuwun …jogja

  69. zulfikri mengatakan:

    Waalaikumussalam wr, wbr.

    Semoga Allah melimpahkan rezeki untuk Pak Nugraha segera, amiin ya rabbal alamin !!!.

    Dalam menentukan ukuran awal balok, dapat diestimasi dengan rumus empiris sebagai berikut:

    Ukuran Balok:
    H = L/12 s/d L/14 (untuk beton konvensional),
    H = L/20 s/d L/24 (untuk beton prategang), dan
    H = L/4 (untuk balok kantilever)

    Ukuran Kolom:
    Area kolom = Ptotal/(0.3 × fc’)
    Ukuran Shearwall: Area wall = Ptotal/(0.2 × fc’)

    Tebal pelat lantai:
    Tp = L/33 (konvensional), Tp = L/30 (flat slab)

    Dimana H=tinggi balok, L=bentang, fc’=kuat tekan beton, dan Tp=tebal pelat

    Saran saya, sebaiknya bapak mempergunakan jasa arsitek, serta ahli teknik ispil dalam perancangan dan pelaksanaan pembangunan rumah bapak nantinya, karena Jogya terletak di daerah rawan gempa.

    Wassalam,

  70. nugraha mengatakan:

    maaf pa zul, ay kurang begitu paham untuk hitungan tersebut. dalam benak saya untu bangunan 2 lantai uk 7×13..spek besi yang saya gunakan untuk kolom adalah ukuran anatara 10 – 12(sket 10, sekian). dengan dimensi begel nya8/12. apakah kurang besar? kalo ya angka dimensinya yang cukup berapa ya… matur nuwun,mohon maaf agakribet

  71. zulfikri mengatakan:

    Pak Nugraha Ysh,

    Saya juga tidak dapat memastikan ukuran balok dan kolom dan ukurang besi tulangan yang sebenarnya karena hal tersebut tergantung dengan bentuk susunan kolom atau portal yang yang terdapat pada gambar perencanaan rumah bapak. Dengan kata lain tentu tidak mungkin ukuran rumah Bapak 7 x 13 m itu hanya ada 4 kolom dan empat buah balok saja, ya bukan ?

    Nah, jika ia, maka ukuran balok arah atau panjang bentangan 13 m menurut rumus perkiraan awal tsb diatas (H=L/14) yaitu dengan tinggi balok = 13 m/14 = 0.93 m, lebar balok kita ambil saja = 30 atau 40 cm.
    Sedangkan ukuran balok untuk arah lebar 7 m, menurut rumus, tinggi balok (H=L/14 = 7/14 = 0,50 m, lebar balok dapat diperkirakan = 20 atau 30 cm.

    Demikian juga untuk ukuran kolom menurut rumus; Area (luas penampang kolom) = Ptotal/(0,3 x fc’).
    Ptotal maksudnya adalah berat beban yang akan dipikul oleh masing-masing kolom, dan fc’ adalah kuat tekan beton atau mutu beton yang akan kita pergunakan.

    Dan untuk ukuran pembesian atau tulangan sebaiknya dilakukan perhitungan berdasarkan pembebanan secara mekanika.

    Jadi, seperti yang saya saran, Bapak harus memakai jasa konstruktur atau insinyur teknik sipil untuk menentukan ukuran sebenarnya balok dan kolom serta ukuran besi tulangan.

    Wassalam,

  72. Moch. Maksum mengatakan:

    salam kenal pak zul..
    saya maksum alumni poltek malang.
    skrg saya bekerja sbg engineer sipil utk bangunan boiler (mesin uap).
    saya rasa utk konstruksi thn gempa bs saya terapkan dalam struktur utk boiler (saya asumsikan karena sama2 mendapat getaran).
    menurut pak zul bagaimana?
    trims,blog anda benar2 membantu saya.

  73. zulfikri mengatakan:

    Salam kenal juga Pak Maksum,
    Saya rasa betul juga…, bahwa prinsip struktur bangunan tahan gempa untuk struktur bangunan boiler (mesin uap) tidak jauh berbeda dengan struktur bangunan gedung.

  74. zulfikri mengatakan:

    Silahkan coba gan,,,

  75. nining mengatakan:

    makasiihh yaahh,, infonyaaa….

  76. sofyan mengatakan:

    bagus sekali gambarnya, tentram, nyaman pencahayaan jg bagus….Mas/Mba/Kakak
    tolong dong gambarin saya juga sebuah rumah minimalis dengan luas
    tanah 8 x 12 dan luas bangunan yang diinginkan 7m x 8/9,5m (1 atau 2 lantai) atau Luas Bangunan antara 60 – 65 m2 dengan
    ruangan terdiri dari :
    1 bh kamar utama + kamar mandi
    2 bh kamar anak
    1 bh KM/wc luar
    ruang tamu
    ruang keluarga
    Ruang Makan
    Musholla kecil
    Dapur
    Tempat Cuci
    teras depan dan belakang
    carport
    Menghadap ke selatan
    TOLONG YA Mas/Mba/Kakak DESAINKAN DAN KIRIM KE EMAIL KAMI
    sofyannurhakim@gmail.com ditunggu Mas/Mba/Kakak.

  77. zulfikri mengatakan:

    Pak Sofyan, nanti saya coba merancang pesanan disain rumah Bapak, tapi sebelum saya mencoba merancangnya, saya sarankan pada Bapak untuk memilih-miih gambar disain yang telah ada di halaman BURSA ARSITEKTUR, klik tautan berikut:
    http://bursa-arsitektur.blogspot.com/

  78. Suyuti mengatakan:

    Pak Zulfikri.
    Assamau alaikum wr.wb.
    Saya akademisi bidang enjineering, saya di Ternate.
    Sekiranya bapak punyak photo/ dokumentasi bangunan yg rusak pasca gempa, misalnya gempa padang, sleman, Tasik, dan lain.
    Saya bisa dapatkan, untuk mendudung rencana sosialisasi saya bangunan tahan gempa.
    maksih ya Pak Zul.
    Wassalam.

  79. zulfikri mengatakan:

    Pak Sayuti, Waalaikumussalam, wr. wbr.

    Silahkan lihat poto dampak gempa :

    1. Padang klik [disini] atau klik [disini]

    2. Jogyakarta, klik [disini]

    3. Tasikmalaya, klik [disini]

    Saya infokan pada Pak Sayuti, artikel atau media cetak sosialisasi Rumah Aman Gempa, dapat di download klik [disini]

    Demikian info dari saya, semoga bermanfaat.

  80. jegu mengatakan:

    blognya bagus pak zulfikri.
    ijin ambil artikel dan imagenya sebagai referensi pak.

  81. zulfikri mengatakan:

    Terima kasih Pak Jegu, silahkan di copy-paste atau disebarluaskan artikel dan gambarnya, semoga bermanfaat.

  82. ACR-AyoCariRumah mengatakan:

    Tulisannya bagus-bagus…!!!
    Semoga dimudahkan jalannya dan sukses selalu…!!!

    SOLUSI di Bidang Property dan Memberikan MANFAAT Maksimal bagi PENCARI, AGENTS dan PEMILIK Property dalam Menjawab KEBUTUHAN Users, Developer, Perbankan, Konsultan, Building Meterial dan Bisnis yang Terkait di Dalamnya. Come Join Us…FREE!

    Yuli Kriswanto
    Call Me Please 24 Hours Nonstop
    0888 705 7878, 0856 4964 6116
    http://www.ayocarirumah.com/
    ykriswan@ayocarirumah.com

  83. zulfikri mengatakan:

    Terima kasih, Pak Yuli Kriswanto.

    Melalui halaman ini saya mau tanya sama Pak Yuli Kriswanto, bagaimana caranya memasang iklan di http://www.ayocarirumah.com, apakah bayar atau gratis, saya ada objek untuk menjual sebuah rumah lokasi serta spesifikasinya seperti yang saya infokan di googlemaps [klik disini]

    Ditunggu info atau penjelasannya,

    Wassalam,

  84. vieto mengatakan:

    salam kenal pak Zulfikri, mau tanya tentang plat kantilever untuk balkon rumah apa boleh? sebelumnya, kami awam tentang sipil dan bukan orang teknik. Ceritanya kami membuat balkon kantilever di lantai 2 rumah dengan ukuran 1.5 x 1.5 m2. tapi tidak dibuatkan balok di sisi2nya. Jadi struktur kantilever tsb hanya berupa anyaman pelat yang merupakan sambungan dari pelat lantai dengan tebal pelat 12 cm. Ukuran besi yang dipakai untuk pelat adalah besi 8mm (atau 10mm saya cek lagi nanti?). Hanya saja, kantilever tsb diperkuat dengan (pengaku?), berupa besi ukuran 12mm. panjang besi 12mm tersebut adalah 6m, sudah termasuk bidang kantilevernya sepanjang 1.5 m. Besi 12mm tsb dapat diikatkan ke dua balok, yang pertama ke balok awalan kantilever dan satu lagi merupakan balok di tengah pelat. jarak antara besi 12 tersebut disusun sekitar 7 s/d 10 cm. ketebalan pelat adalah 12 cm. apakah kantilever tersebut memadai untuk dapat menanggung beban sendiri, beban tembok dari hebel, beban railing besi holo, beban keramik, beban atap, beban hidup, gempa (Naudzubillah) dll? terima kasih atas jawabannya.

  85. zulfikri mengatakan:

    Salam kenal juga Pak Vieto,
    Pelat kantilever yang hanya merupakan pelat saja, ya boleh saja asal perencanaan (perhitungan konstruksi/pembesiannya) serta pelaksanaannya sesuai teori dan aturan seperti PBI (peraturan beton indonesia) dll.

    Untuk kantilever yang merupakan penerusan pelat lantai sepanjang 1.50 m keluar tanpa balok disisinya banyak juga dilakukan atau direncanakan oleh arsitek-arsitek. Cuma dalam kesempatan ini saya informasikan pada Pak Vieto, bahwa kantilever yang merupakan penerusan pelat lantai keluar, penempatan besinya atau tulangan berbeda dari penempatan besi/tulangan pelat lantai, dimana besi/tulang pokok di pelat lantai berada disebelah bawah, sedangkan untuk pelat kantilever harus berada disebelah atas, jadi besi/tulangan pokok dari pelat lantai setiba di pelat kantilever di belokan keatas sehingga besi/tulangan pokok kantilever berada sebelah atas.

    Adapun ukuran (penampang) besi yang Bapak sampaikan juga tidak jadi masalah dengan artian tulang pokok dipakai besi penampang 12 mm dan untuk tulang bagi (tulangan pengatur) dipakai besi penampang 8 mm, dan dalam hal ini yang menjadi persyaratannya adalah jarak antara tulangan dengan tulangan harus sesuai dengan perhitungan konstruksi beton, untuk kantilever ukuran 1,5 x 1,5 m2 dengan beban atau muatannya hanya manusia cukup berjarak: untuk tulangan pokok berjarak antara 7 – 10 cm dan jarak antara tulangan bagi 10 – 12 cm.

    Untuk lebih meyakinkan kita, biasanya kontruksi kantilever tanpa balok disisinya, ukurannya ketebalan pelatnya makin keluar (keujung) makin tipis, yaitu pada pangkal pelat ketebalannya 15 – 20 cm dan diujung dibuat ketebalan 12 cm.

    Demikian tanggapan saya Pak Vieto.

  86. Dyno mengatakan:

    semoga dengan referensi ini bisa membantu saya dalam mengerjakan tugas saya yang berjudul “Struktur Beton”

  87. hadi mengatakan:

    pak zulfikri…
    artikelnya bagus…
    saya kurang tau tentang tahap-tahap mudah dalam pelaksanaan pembangunan gedung/rumah yang tahan terhadap gempa yang SNI pak??

  88. hadi mengatakan:

    pak zul..
    artikelnya bagus..
    pak saya mau tanya, tentang tahap-tahap mudah dalam pelaksanaan pembangunan rumah/gedung tahan gempa yang SNI??
    terimah kasih…

  89. Feri Fahriyanto mengatakan:

    Artikelnya bagus dan sangat berguna, sukses selalu. Amin.

  90. zulfikri mengatakan:

    Pak Feri.., terima kasih atas mampirnya di blog saya ini.

    Pak Hadi Yth,
    Tahap-tahap pelaksanaan bangunan tahan gempa sama dengan tahapan bangunan lainnya secara umum, yaitu berdasarkan “Network Planning” yang dibuat.

    Sedangkan yang ditekankan untuk bangunan tahan gempa adalah “pendetailan konstruksi”. Disini saya lampirkan buku pedoman “Pendetailan Rumah Rumah Tinggal Sederhana Tahan Gempa Berbasis Pasangan” silahkan download klik tautan ini: http://www.ziddu.com/download/13290409/PendetailanKonstruksiRumahTinggalSederhanaThnGempa.pdf.html

    Untuk lebih lengkapnya silahkan Pak Hadi download referensi-referensi terkait yang tercantum di halaman artikel di atas.

    Semoga bermanfaat.

  91. hadi mengatakan:

    Terima kasih pak zul atas informasinya..
    ini sangat bermanfaat bagi saya…..

  92. andi mengatakan:

    bagus banget pak…terimakasih

  93. TUGIMIN mengatakan:

    Terima kasih atas segala curahan ilmu pengetahuan, semoga menjadi amal yang selalu mengalir pahalanya. Amin.
    Insya Allah nanti ketemu dikota Padang.
    Tks

  94. Zaenal mengatakan:

    Terima kasih atas “ilmu bermanfaatnya”. Informasi dan referensi ini sgt bermanfaat sekali bagi kita semua, khususnya saudara tercinta kita yg ada di wilayah gempa. Dimana kematian dan banyaknya korban akibat dari keruntuhan bangunan bukan langsung dari gempa itu sendiri, semua dari kegagalan struktur bangunan tanpa mempertimbangkan keselamatan jiwa dan aset. Namun kami yakin upaya, ikhtiyar kita semua khususnya Bapak Zulfikri dapat mengurangi resiko kematian nantinya, seperti REI juga terus berusaha membangun konstruksi aman dari gempa… (sumber.. http://properti.kompas.com/read/2011/08/25/11323033/REI.Jamin.Pengembangnya.Siapkan.Bangunan.Tahan.Gempa …)

    Insya Allah keberkahan terlimpahkan pada Bapak dan Keluarga… Amien..

  95. Chandra @ politeknik manado mengatakan:

    pak , , , saya minta ya pedomanx , , , buat jdi pnduan di kmpus , , , boleh yaa pak ? ? ?

  96. zulfikri mengatakan:

    Yaa.., boleh, silahkan download atau copas (copy-paste).
    Selanjutnya di infokan pedoman-pedoman lainnya tentang pelaksanaan pembangunan gedung [klik disini]
    Semoga bermanfaat.

  97. adnan mengatakan:

    Pak Zul, Insya Allah kalo selalu diberi rejeki lancar (aminnn), dalam waktu dekat saya berniat membangun rumah di Padang, lokasi di sekitar bypass. Rencananya seh type 60-70an lah, tidak bertingkat. Kalo boleh tau untuk daerah Padang, biaya membangun per meter di kisaran berapa ya pak? RAB-nya?? Dimana saya bisa mendapat panduan/bimbingan secara langsung tentang bagaimana cara membangun rumah tahan gemapa di Padang?apa ada konsultan khusus disana? trima kasih bantuannya

  98. zulfikri mengatakan:

    Pak Adnan Yth,
    Dikarenakan harga material/bahan bangunan di kota Padang tidak stabil yang diakibatkan banyak masyarakat ingin merehab rumahnya akibat kerusakan oleh Gempa 30 Sept. th. 2009 yang lalu, karena bantuan rehab dari pemerintah tahap 1, 2 da 3 sudah cair, maka dengan sendirinya agak sulit mengambil patokan harga bahan bangunan serta upah tukang, maka dari itu menurut perkirakan saya harga per m2 bangunan saat ini berkisar antara Rp. 1,2 – 2,5 jt

    Adapun panduan/bimbingan pembangunan rumah tahan gempa, sudah dilakukan sosialisasi serta pelatihan tukang-tukang dan konsultan perencana/pengawas dari pemerintah/instansi terkait.

  99. adnan mengatakan:

    Tanya lagi Pak Zul, untuk harga 1,2-2,5 juta/meter persegi itu sudah termasuk biaya tukang belum ya Pak?? Maaf saya awam soal bangun membangun, kebetulan ada tanah di Padang daripada nganggur mending di manfaatin. Trima kasih

  100. zulfikri mengatakan:

    Yaa.., Sudah termasuk upah tukangnya Pak Adnan

  101. Ewha Shetyawhan mengatakan:

    assalamu alaikum pak.??apa akibat dari tembok plesteran beton retak??apakah itu akibat dari goyangan atau dari pasir yang bercampur tanah??tolong pak jawabannya.

  102. zulfikri mengatakan:

    Pak Ewha, Waalaikumussalam wr. wbr.
    Tembok (pelesteran) yang retak-retak adalah berkemungkinan disebabkan, diantaranya adalah : (1) dinding tembok (bata)tidak disiram terlebih dahulu sebelum diplester, sehingga terjadi pengeringan pelesteran terpaksa atau terlalu dini. (2) Kondisi (cuaca) sehingga terjadi pemuaian/menyusut-nya dinding yang tidak merata. (3) Dinding Tembok (pelesteran) juga dapat retak-retak akibat goncangan kendaraan yang lalu lalang disekitar bangunan serta gempa, dll. (4) Dinding tembok juga dapat retak seperti yang Bpk katakan diatas yaitu bahan atau materil seperti pasir yang bercampur tanah juga dapat mengakibatkan dinding tembok retak-retak. (5) dll

  103. putra mengatakan:

    artikel yang bagus dan mantapppppppp sekali

  104. Rafieq mengatakan:

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Pak Zul, kami rencana ingin membangun gedung sekolah TK berlantai 3 namun bentuknya L, menurut aturan supaya tahan gempa sebaiknya denahnya harus simetris. Apakah bisa dibuatkan pada struktur dasar (pondasi & Sloof) terpisah menjadi dua namun dilantai 2 dan lantai 3 bisa disatukan sehingga lantainya menyatu?

  105. zulfikri mengatakan:

    Waalaikumussalam wr wbr.

    Pak Rafieq Yth. menurut teori, bangunan yang denahnya berbentuk L, T dan U, harus dipisahkan atau diberi celah deletasi dari sloof sampai keatas, gunanya diantaranya untuk memberi ruang gerak pemuaian atau penyusutan struktur akibat panas (iklim-cuaca) dan untuk mengantisipasi kerusakan (patah) struktur akibat goyangan baik oleh gempa atau getaran kenderaan yang lalu lalang di sekitar bangunan.

    Celah deletasi ini tidak besar yaitu sekitar 2 – 5 cm, pada finishing lantainya (ubin) boleh ditutup dengan bahan penutup lantai yang elastis (tidak mudah pecah) shingga tidak terkesan bahwa ada celah di bawahnya.

  106. Rafieq mengatakan:

    Terimakasih Pak Zul,

    Pertanyaan selanjutnya apakah cukup dari sloof ke atas ataukah dari tiang cakar ayam sudah harus terpisah. Contoh bahan yang tidak mudah pecah (elastis) seperti apa pak? termasuk plafon untuk menutup celah deletasi apakah bisa menggunakan bahan gipsum?

  107. Rafieq mengatakan:

    Maaf tanya lagi pak Zul, Apakah perlu membuat sloof diagonal dan ring balok diagonal untuk memperkuat stuktur lantai dasar dan stuktur lantai satu, lantai dua dan seterusnya?

  108. zulfikri mengatakan:

    Pak Rafieq Yth, celah deletasi cukup dibuat mulai dari sloof keatas, dengan kata lain pondasi dan poor saya rasa boleh menyatu dengan syarat sloof terletak diatas poor dan mulai dipisahkan atau beri celah deletasi.

    Sedangkan sistim konstruksi selanjutnya apakah pakai sloof diagonal dan ring balok diagonal itu tergantung pada perhitungan struktur atau konstruksi beton bertulang yang dipakai atau yang disarankan oleh konstruktur teknik sipil dan atau ahli konstruktur gempa.

    Berikut ada referensi yang dapat dipakai dalam perencanaan konstruksi bangunan bertingkat tahan gempa [KLIK DISINI]

  109. Rafieq mengatakan:

    Pak Zul, Terimakasih atas masukannya sangat bermafaat termasuk artikelnya juga.

  110. Rafieq mengatakan:

    Assalamualikum Wr.Wb.
    Pak Zul, saya ingin bertanya lagi, Bangunan saya berbentuk L. Satunya simetris 14×10 m akan dibuat 3 lantai, sedangkan yang satunya lagi simetris 5×5 m hanya satu lantai diatasnya di di buat dak. Apakah bisa disatukan saja (cor dak lantai 2 disatukan) dan tidak perlu ada celah deletasi?

  111. zulfikri mengatakan:

    Pak Rafieq Yth.

    Menurut hemat saya sebagai seorang arsitek, untuk bangunan bertingkat (kembar) yang berbeda jumlah lantainya harus dibuat celah deletasi, ini dimaksudkan selain dari pengaruh goyangan gempa juga berpengaruh dalam penurunan bangunan yang dikarenakan beratnya berbeda, agar tidak terjadi keretakan lantai apabila bangunan yang tingkat/lantainya yang lebih banyak (berat) penurunannya lebih besar dari lantai yang lainnya lebih rendah (ringan)

  112. Rafieq mengatakan:

    Terimakasi Pak Zul atas informasinya

  113. rini mengatakan:

    assalamu’alaikum pak, saya mau nanya, untuk struktur bangunan tinggi, apa yang membedakan dengan bangunan bertingkat biasa dalam hal strukturnya maupun perencanaannya pak, mohon bantuannya ya pak…

  114. zulfikri mengatakan:

    Waalaikumussalam,
    Ibu Rini, perbedaannya banyak, sebagai jawaban pendahuluan silahkan baca-baca buku “Teknik Struktur Bangunan”, diantaranya seperti berikut, klik :
    http://www.wiziq.com/tutorial/166731-TEKNIK-STRUKTUR-BANGUNAN-JILID-1
    http://www.wiziq.com/tutorial/166744-TEKNIK-STRUKTUR-BANGUNAN-JILID-2
    http://www.wiziq.com/tutorial/166763-TEKNIK-STRUKTUR-BANGUNAN-JILID-3

    Buku lanjutannya, klik :
    http://pustaka.pu.go.id/new/resensi-buku-detail.asp?id=362

    Dan banyak lagi …:))

    Wassalam,

  115. Selvi Novinika mengatakan:

    pak saya mau tanya perbandingan ruko yang memakai perhitungan gempa dengan yang tidak memakai perhitungan gempa….

  116. zulfikri mengatakan:

    Ibu Selvi Yth.
    Yang Ibu maksud perbandingan apanya ya..?

    Kalau perbandingan harga konstruksi jelas berbeda, lebih mahal konstruksi yang direncanakan tahan gempa.

    Kalau rasa aman juga beda, akan merasa lebih aman jika konstruksi ruko direncanakan/dikerjakan tahan gempa, walaupun semuanya itu tergantung akan kebijakan/takdir dari Allah SWT, tapi yang jelas sudah ada usaha dalam rangka menyelamatkan diri yang juga sesuai dengan ajaran yang disampaikan-Nya,

  117. [...] Originally Posted by soecakep88 ane juga pakai tuh peta gan buat tugas perhitungan struktur beton.. kalo warna-warna itu wilayah gempanya gan. Indonesia dibagi ama 6 wilayah gempa. Wilayah 1-2 tuh gempa ringan, wilayah 3-4 gempa sedang, dan 5-6 gempa berat/besar. untuk warna putih tuh wilyah gempa 1, warna biru wilayah gempa 2, warna ijo wilayah gempa 3, warna kuning wilayah gempa 4, warna orange wilayah gempa 5 n warna merah wilayah gempa 6. CMIIW [quote] BAGAIMANA MENDESAIN BANGUNAN TAHAN GEMPA?? SILAKAN KUNJUNGI LINK DIBAWAH..SEMOGA BERMANFAAT http://zulfikri.wordpress.com/2007/0…h-tahan-gempa/ [...]

  118. rizals mengatakan:

    terimakasih atas artikel ijin saya untuk mendownload nya karena kebutuhan pribadi untuk perencanaan pembuatan rumah

  119. zulfikri mengatakan:

    Silahkan Pak Rizals…,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: