Konsep pendidikan yang masih relevan: MENGAJAR ANAK-ANAK MAU BEKERJA

Juni 7, 2007


Sebagai pendidik, Moehammad Sjafei adalah juga seorang pemikir pendidikan yang berwawasan luas dan berorientasi jauh ke depan. Petualangannya memberinya banyak inspirasi dengan melihat konteks kehidupan bangsanya yang terbelakang dan terkungkung pandangan hidup yang sempit. Pergulatannya dengan dunia pendidikan, khususnya di Ruang Pendidik INS Kayutanam, kian mematangkan pemikirannya tentang pendidikan dan pengajaran. Baca entri selengkapnya »


Catatan “tercecer” si Malin Kundang

Juni 6, 2007

      
I. Nama dan Gelar
 

Sejak abak mati karena kerja rodi sebagai seorang anak aku bertekat untuk menjadi anak yang berguna. Membela ibuku. Niat itu kusampaikan pada ibu setelah dia kembali dari kota Gede, dan segera ibu merobah namaku dari si Buyung menjadi “Gunawan”. Anak yang berguna.

Kemudian, setelah Islam masuk, tanpa setahuku ibu memberikan nama tambahan di depan namaku itu dengan “Muhammad”. Dan setelah aku menaiki pelaminan, orang-orang memanggil gelarku “Malin”, maksudnya mungkin orang yang soleh. 

Maka pergilah aku merantau. sewaktu aku pulang sebentar melihat ibu, aku sempat bertanya kepadanya: “Mak, kenapa sewaktu Belanda masuk atau Jepang datang namaku tidak ditambah pula dengan “Albert atau Yamaguci” misalnya. Ibuku menjadi marah dan dia menggerutu. Mamakmu sendiri bergelar Datuk Bana Tan Tapo, tetapi secuil pun tak pernah dia berusaha menegakkan kebenaran dan takutnya pada orang kalau diuji pendapatnya bukan main.
Sekarang kau sudah dipanggil orang si Malin. Padahal apa yang kau kerjakan di rantau menjadi “pancacak” !?. O !, kalau begitu tahulah aku kini. Tampaknya antara nama dan gelar seperti tidak ada hubungan sama sekali dengan  tingkah laku dan perbuatan.  Baca entri selengkapnya »


Di bawah Pedang Inkusisi

Juni 6, 2007

   

Para uskup Gereja Katolik Roma, Oktober 1980 berkumpul dalam sinoda di Vatikan, cukup terkejut. Mereka diundang Paus Yohanes Paulus untuk membahas berbagai persoalan masa depan. Di luar dugaan, Uskup Besar Prancis, Paul Poupard, mengumumkan ke hendak Paus. Yakni agar kasus Galileo Galilei ditinjau kembaIi “seobyektif mungkin”.  

Hampir 350 tahun lalu Galileo, ahli matematika dan filsafat Italia, dikejar dan dihukum inkuisisi (Pengadilan Gereja Katolik). Soalnya karena, seperti anda tahu, ia berani menganut keyakinan bahwa bumi mengitari matahari yang menurut pandangan Gereja Katolik waktu itu bertentangan dengan ajaran agama. Tetapi dalam peringatan seabad kelahiran Albert Einstein , 1979, Paus Yohanes Paulus II sudah membandingkan kehormatan yang diberikan kepada Einstein dengan perlakuan yang pernah di alami Gelileo “yang tak dapat disembunyikan oleh anggota dan organisasi Gereja,” katanya. Einstein sendiri pernah menggambarkan Galileo sebagai memiliki “kemauan, kecerdasan dan keberanian mewakili pemikiran rasional menentang mereka yang di atas keterbelakangan rakyat, dan kebodohan pengajar herjubah ilmuwan atau pendeta, membela dan mempertahankan posisi kekuasaan mereka.” Pandangan Gereja waktu itu berdasarkan ajaran Ptolemaeus astronom Mesir yang hidup di abad ke-2 Masehi. Menurut Ptolemaeus, matahari, bulan, planet dan bintang semuanya berputar mengelilingi bumi yang merupakan “pusat alam semesta”. “Kalau bumi memang berputar,” katanya, untuk meguatkan teorinya sendiri, “mengapa benda yang dilemparkan ke atas jatuh di tempat yang sama?”  Baca entri selengkapnya »


Ketahuilah, Binatang itu bersaudara

Juni 6, 2007

Pergi ke hutan? Bertualang, bertapa, cross-country, camping, jungle tracking, piknik, atau wisata alam? Silahkan, asal jangan mengutak-atik, meragukan, mencemooh ilmu ke sunyatan (ilmu kenyataan) yang berlaku di hutan itu. Ilmu itu diajarkan turun-temurun, selama tujuh turunan -bilangan tujuh keturunan- artinya tak terhingga.

Ilmu itu begini:”Pada zaman dahulu, ada seekor binatang, bentuknya entah seperti apa, diciptakan Tuhan, hidup sendirian. Ia kesepian, lalu mati. Ketika mati, dari kepalanya muncul kera, dari tangannya muncul harimau, dan kakinya muncul gajah, dari badannya muncul binatang-binatang lain.” Baca entri selengkapnya »