Jabatan apa yang paling saya dan Anda idamkan ? Kalau saya seorang musisi, maka akan meniti karir menjadi eksekutif produser atau komposer. Kalau Anda seorang kutu buku, pasti menginginkan jabatan kecendekiawanan. Seorang politikus, pasti mengincar jabatan presiden. Karyawan, ya pasti ingin meraih jajaran direksi. Pebisnis, tentu ingin menjadi fund manager handal atau pemegang ribuan slot saham blue chip. Seorang santri pun menginginkan kenyamanan keustadzan atau kekiayian. Karena menurut kita semua di situlah tempat duduk ternyaman dengan segala kepemilikan eksistensinya. Tapi ternyaman versi apakah gerangan ? Nyaman di lidah, nyaman di telinga, nyaman di mata, nyaman di angan-angan, atau sekedar nyaman di pantat di mana kita duduk di kursi itu ?
Dalam Ayat Kursi ( 2 : 255 ) Allah dengan sombong dan otoriter menunjukkan jabatan diri sebagai sosok tunggal eksistensi keilmuan beserta kedudukannya sebagai pemilik seluruh isi langit bumi. Namun dengan sombong pula ternyata kita juga menolak kekuasaanNya dengan cara yang paling linear bertahap dan samar. Mau bukti ? Baca entri selengkapnya »
Ditulis oleh zulfikri 






